Polisi Bubarkan Massa di Sekitar DPR RI, Nonton Aksi Dianggap Pendukung Para Perusuh
Polisi berpakaian sipil membubarkan massa maupun pemotor yang berada di kawasan sekitar depan Gedung DPR RI.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polisi berpakaian sipil membubarkan massa maupun pemotor yang berada di kawasan sekitar depan Gedung DPR RI.
Mereka mengejar massa sampai ke arah Flyover Senayan Minggu (31/8/2025) sore pukul 17.00 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro melalui pengeras suara mengultimatum bahwa mereka yang menonton aksi juga bagian dari perusuh Jakarta.
"Bubar, Jalan-jalan. Hari ini kami sudah menangkap 80 orang. Menonton kami anggap sebagai bagian pendukung para perusuh kota Jakarta," ujar Kapolres.
Para pemotor yang tadinya berada di Flyover Senayan pun membubarkan diri usai melihat adanya polisi berpakaian sipil yang membawa tongkat mengejar ke arah mereka.
Setelah massa bubar dan situasi mulai kondusif, polisi berpakaian sipil itu kemudian berkumpul di bawah Flyover Senayan untuk memastikan tak ada masssa yang mengarah ke DPR RI.
Sedangkan di depan DPR RI terpantau dijaga oleh Brimob dan TNI.
Sore ini, arus lalu lintas yang ditutup hanya di jalur arteri dari arah Semanggi menuju Slipi.
Sedangkan untuk arah sebaliknya maupun Tol Dalam Kota masih bisa dilalui kendaraan.
Hari ini, Polisi memang melaksanakan patroli skala besar di titik-titik rawan kericuhan Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menerangkan setidaknya ada 324 personel yang dikerahkan dalam kegiatan ini.
Ratusan personel tersebut dilepas dari Lapangan Monumen Nasional (Monas) pukul 15.30 WIB.
Patroli skala besar juga melibatkan Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta hingga jajaran lainnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| DPR Sahkan RUU PPRT Jadi UU, Yanuar Arif Nilai Momentum Bersejarah: PRT Dapat Kepastian Hukum |
|
|---|
| Anggota DPR RI Yanuar Arif Tegaskan Komitmen Perkuat Reformasi Hukum dan Pemasyarakatan |
|
|---|
| Menteri Pariwisata Bingung Ditanya DPR Soal Anggaran, Akbar Faizal: Putus Asa Menunggu Kinerja Anda |
|
|---|
| Harlah ke-113 Mathla’ul Anwar, Jazuli Nilai Jadi Momentum Organisasi Bangun Umat |
|
|---|
| Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR RI: Kerja Kreatif Tak Bisa Diukur Dengan Parameter Material |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/BUBARKAN-MASSA-1.jpg)