Polemik Ratna Sarumpaet

Samakan Kasus Ratna Sarumpaet dengan Arcandra Tahar, Timses Prabowo-Sandi Disemprot Ruhut Sitompul

Timses Prabowo-Sandi menyebut Jokowi juga sempat kecolongan dan menyakan kasus Ratna Sarumpaet dengan Arcandra Tahar.

Samakan Kasus Ratna Sarumpaet dengan Arcandra Tahar, Timses Prabowo-Sandi Disemprot Ruhut Sitompul
Tribunnews.com/Herudin
Ruhut Sitompul 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Juru Bicara Tim Sukses (timses) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menyamakan kasus Ratna Sarumpaet dengan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar.

Namun awalnya Andre Rosiade mengatakan bukan hanya Prabowo yang sempat kecolongan dan menjadi korban kebohongan seseorang.

Menurut Andre Rosiade Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan sempat berulangkali kecolongan.

Hal tersebut disampaikan Andre Rosiade saat menjadi narasumber, di acara Sapa Indonesia, Kompas TV.

"Bukan Prabowo yang pernah kecolongan, Pak Jokowi berulang kali kecolongan," ujar Andre Rosiade.

Andre Rosiade menekankan Jokowi kecolongan saat sudah menjabat sebagai presiden.

TERPOPULER, Akui Kepintaran Prabowo Cs, Ruhut Sitompul Sebut Jokowi-Maruf Jadi Korban Kasus Ratna

TERPOPULER, Amien Rais Disebut Akan Didampingi 300 Pengacara, Ruhut Sitompul: Berbeda dengan Ahok

TONTON JUGA

"Padahal beliau sudah menjadi Presiden RI, yang didukung seluruh perangkat negara," ucap Andere Rosiade

Andre Rosiade pun menyinggung pemerintahan Joko Widodo sempat kecolongan saat melantik Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Padahal Arcandra adalah warga negara Amerika Serikat.

"Dimana Pak Jokowi kecolongan mengangkat warga negara Amerika menjadi pajabat negara yaitu menjadi menteri ESDM," terang Andre Rosiade.

Menurut Andre Rosiade saat itu padahal Jokowi memiliki banyak perangkat pendukung untuk memverivikasi status kewarganegaraan Arcandra.

Sindir Cara Ratna Sarumpaet Dukung Capres, Ruhut Sitompul Ingatkan Kesalahan Lebih Besar

Hanum Rais Bicara Ratna Sarumpaet Sebagai Cut Nyak Dien Masa Kini, Ruhut Sitompul: Aku Sedih

"Padahal Jokowi didukung BIN, TNI, Kementerian Luar Negeri, KBRI, Intel, dengan kekuatan segitu luar biasa Pak Jokowi kecolongan,"jelas Andre Rosiade.

Hal tersebut menyebabkan Andre Rosiade menganggap wajar apabila seorang Prabowo bisa termakan kebohongan Ratna Sarumpaet.

Paslnya Prabowo Subianto tidak memiliki instrumen pendukung untuk membuktikan kebohongan tersebut.

"Pak Prabowo wajar tetapi Mba Ratna beliau tidak punya instrumen," kata Andre Rosiade.

Mendengar pernyataan tersebut, Andre Rosiade disemprot mantan anggota DPR RI Ruhut Sitompul.

Ruhut Sitompul menegaskan Jokowi tidak kecolongan dalam kasus Arcandra Tahar.

Ratna Sarumpaet Berbohong, Ruhut Sitompul: Sakitnya Tak Seberapa Tapi Malunya Ini

Kenal Sejak 30 Tahun Lalu, Begni Cerita Ruhut Sitompul Tentang Erick Thohir

"Tegas saya katakan tidak kecolongan," ucap Ruhut Sitompul.

Tak hanya itu Ruhut Sitompul menilai kasus Arcandra berbeda dengan Ratna Sarumpaet.

"Arcandra masalahnya lain," tegas Ruhut Sitompul.

Ruhut Sitompul mengatakan seluruh masyarakat Indonesia bangga memiliki sosok cerdas seperti Arcandra.

"Kita bangga punya Arcandra," kata Ruhut Sitompul.

"Apa kita tidak bangga seorang jenius yang tidak tahu diajak jadi orang Amerika," tambah Ruhut Sitompul.

Ruhut Sitompul Akui Kepintaran Prabowo Cs

Ruhut Sitompul menanggapi tudingan yang menyebut kasus kebohongan Ratna Sarumpaet merupakan rekayasa dari kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hal tersebut disampaikan Ruhut Sitompul saat menjadi narasumber di Sapa Indonesia, Kompas TV pada Rabu (10/10/2018).

Diberitakan sebelumnya Ratna Sarumpaet mengakui berbohong soal penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal di Bandung Jawa Barat.

Kebohongan itu menyebabkan Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Tak hanya itu beberapa tokoh ternama di kubu Prabowo-Sandiaga juga turut terseret, seperti Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Kini beragam opini masyarakat soal kasus kebohongan Ratna Sarumpaet berkembang.

Salah satunya opini soal kasus Ratna Sarumpaet merupakan rekayasa dari Kubu Jokowi-Ma'ruf demi menjatuhkan Prabowo-Sandiaga.

"RS ini sedemikian rupa diambil keberpihakannya dengan kubu Jokowi-Ma'ruf, untuk menjebak Pak Prabowo-Sandi itu beredar di masyakarat?" tanya Bayu pembawa acara Sapa Indonesia.

Ruhut Sitompul lantas menanggapi tudingan tersebut.

Menurut Ruhut Sitompul tudingan tersebut dilancarkan kubu Prabowo-Sandi demi mencari pembenaran.

"Di situlah pintarnya kubu Prabowo dan Sandi tolong digaris bawahi," kata Ruhut Sitompul.

"Untuk mencari pembenaran pintar banget mereka," tambahnya.

Ruhut Sitompul mengatakan dalam kasus Ratna Sarumpaet, pihak yang sebenarnya menjadi korban adalah Kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Jujur saja siapa yang menjadi korban dari kelakukan Ratna Sarumpaet, ya kami (Kubu Jokowi-Ma'ruf), tapi kami berterimakasih ini era reformasi," ucap Ruhut Sitompul.

Pasalnya sebelum kasus tersebut dibongkar pihak kepolisian, Ruhut Sitompul menjelaskan beragam pihak menyudutkan dirinya.

Ruhut Sitompul yang mengaku besar di Bandung, mengatakan saat Hanum Rais menyebut Ratna Sarumpaet dikeroyok di Bandara Internasional Husein Sastranegara, orang-orang Bandung menghubunginya merasa tak terima.

"Sekarang mereka habis itu Ratna, tapi awal kejadianya saya ini besar di Bandung saya dihubungi 'apa sih maksud dari Hanum Rais?" kata Ruhut Sitompul.

Tak hanya disudutkan warga Bandung, Ruhut mengatakan banyak warga Aceh yang menghubunginya dan mengaku tak terima dengan pernyataan Hanum Rais yang menyebut Ratna Sarumpaet adalah Cut Nyak Dien masa kini.

"Aceh lagi, marah lagi," ujar Ruhut Sitompul.

Ruhut Sitompul juga menyoroti sikap Amien Rais yang sempat mangkir dari panggilan pihak kepolisian.

"Kalau dipanggil ya datang aja, kalau kita merasa benar," ucap Ruhut Sitompul.

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved