Asian Para Games 2018

Cerita Aida, Terapis Tuna Netra yang Bangga Membantu Jurnalis Asian Para Games 2018

Membantu meredakan rasa lelah para Jurnalis Asian Para Games 2018, ada rasa bangga yang tersemat di dalam diri Aida.

Cerita Aida, Terapis Tuna Netra yang Bangga Membantu Jurnalis Asian Para Games 2018
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Aida dijumpai TribunJakarta.com di Ruang MPC Gedung GBK Arena, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Semangat yang membara terpancar di raut wajah Aida (29), satu diantara sejumlah terapis tuna netra yang melayani pijit gratis di Ruang MPC Gedung GBK Arena bagi para jurnalis Asian Para Games 2018.

Sejak pukul 11.00 WIB, Aida telah melayani enam orang jurnalis yang membutuhkan jasa pijatnya, karena faktor fisik yang kelelahan meliput Asian Para Games 2018.

Membantu meredakan rasa lelah para Jurnalis Asian Para Games 2018, ada rasa bangga yang tersemat di dalam diri Aida.

"Senang dan bangga rasanya, kami bisa memijat Jurnalis yang capek dan pegal usai liputan Asian Para Games 2018," ucap Aida di Ruang MPC Gedung GBK Arena, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Aida juga menuturkan, dalam sehari ia dan timnya yang beranggotakan lima orang, mampu memijat 60 Jurnalis pada hari Kamis 11 September 2018 lalu.

Jika dikalkulasikan, maka Ibu Aida memijat 12 Jurnalis dalam kurun waktu satu hari.

Meskipun ia merasa lelah, namun seakan lelahnya terbayar ketika mendengar ucapan terimakasih dari para Jurnalis yang dipijatnya.

Tak jarang, para Jurnalis juga memberikan uang tips kepada Aida dan rekan-rekannya, sebagai tanda ucapan terimakasih.

Ia pun menuturkan, bahwa segala keterbatasan yang dimiliki olehnya tak jadi penghalang dirinya, untuk membantu sesama.

Bahkan, dengan keterbatasan kondisi fisiknya pun tak pernah terbesit di dalam hatinya untuk meminta belas kasih orang-orang, dan ia pun memilih untuk bekerja sebagai jasa terapis melalui layanan daring.

Andi Arief Tak Khawatir Kritik Prabowo Jarang Turun Temui Rakyat, Jangan Terlalu Banyak di Sarang

Menakar Peluang Keponakan Prabowo Jadi Wakil Gubernur DKI dan Prosedur Pembahasan di DPRD DKI

Terakhir, ia menitipkan pesan kepada seluruh penyandang disabilitas di Indonesia, agar tak patah semangat dengan keterbatasan yang dimiliki, selalu berdoa, berjuang, dan menjalani hidup seperti biasa.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved