1 Tahun Kinerja Anies Baswedan

Sopir Angkot Nyaman dengan Sistem OK OTrip, Berharap Sistem Ini Terus Berjalan

Sistem transportasi angkutan umum terintegrasi OK OTrip dan belakangan berganti menjadi Jak-Lingko menguntungkan para sopir dan membuat mereka nyaman.

Sopir Angkot Nyaman dengan Sistem OK OTrip, Berharap Sistem Ini Terus Berjalan
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Sopir Angkot OK OTrip 31 jurusan Pondok Labu-Blok M di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Satu tahun memimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat berbagai perubahan.

Satu di antaranya membuat sistem transportasi angkutan umum yang secara bertahap diubah menjadi sistem OK OTrip dan belakangan berganti menjadi Jak-Lingko.

Sopir OK OTrip, Maldi, mengatakan sistem ini membuat pengemudi tak terbebani sistem setoran.

"Menurut saya sistem ini tetap diberlakukan hingga seterusnya. Jangan ketika beliau lengser nanti, sistem ini dihapus. Saya rasain enak, enggak mikirin setoran dan bensin," ungkap Maldi kepada TribunJakarta.com pada Selasa (16/10/2018).

Hal senada diungkapkan Nana, sopir OK OTrip lainnya.

Menurut dia mengemudikan OK OTrip mendapatkan bonus per kilometernya.

"Per bulan kita dapat UMR per kilo Rp 3 ribuan dapat bonus. Nyaman, enggak mementingkan setoran juga. Tinggal jalan saja," ucap dia.

Tahap pengenalan, kartu OK OTrip ini bisa digunakan dengan menggunakan kartu tanpa berkurang saldonya.

"Sampai sekarang saldo belum berkurang, jadi masih gratis. Harapannya membuat lebih baik lagi ke depan," ucap dia. 

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved