Pilpres 2019
Tiga Instruksi Relawan '45 Mendukung Prabowo-Sandiaga
Ratusan relawan yang tergabung dalam Relawan Penpopo Nusantara (PENA)'45 mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ratusan relawan yang tergabung dalam Penpopo Nusantara (PENA) '45 mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Ketua Umum DPP PENA '45, Oecky Rasman Rasyid memberi tiga instruksi kepada para pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, dalam mendukung pasangan nomo urut 02 tersebut jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
"Kami anak bangsa Indonesia yang tergabung dalam PENA '45 dengan ini menyatakan sikap dan dukungannya kepada pasangan Prabowo - Sandi," ujar Oecky Rasman Rasyid di rumah mantan Panglima TNI Djoko Santoso, yang terletak di Jalan Bambu Apus Raya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (20/10/2018).
Instruksi pertama yaitu, PENA '45 siap memperjuangkan dan memenangkan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno untuk menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Kedua, ia menginstruksikan kepada seluruh kepengurusan PENA '45 di setiap tingkatan, untuk dapat bahu-membahu dan bekerja sama untuk memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno.
• Relawan PENA 45 Deklarasikan Dukungan Kepada Prabowo-Sandiaga
• Presiden PKS Berharap Koalisi Pendukung Prabowo-Sandiaga Kuasai Kursi di DPR RI
• Adian Napitupulu Geram Hingga Tunjuk-tunjuk Jubir Prabowo-Sandi Saat Soal Usia Disinggung di Debat
"Tiga, menghimbau untuk melakukan memenangkan dengan cara-cara yang tidak bertentangan, dengan perundang-undangan yang berlaku," ujar Oecky.
Pantauan TribunJakarta.com di kediaman Djoko Santoso, saat ini ratusan relawan dari PENA '45 sudah berkumpul di ruang aula yang berada di rumah mantan Panglima TNI tersebut.
Mayoritas relawan yang datang, mengenakan pakaian berwarna putih dan beberapa aksesoris #2019PrabowoPresiden, seperti topi, pin, dan kaos.
"Menang terhormat dengan kemenangan yang tinggi tanpa harus merendahkan. Menang bermartabat dengan memenangkan yang besar tanpa harus mengecilkan," ujar Oecky.