Melihat Pasar Kramat Jati yang Masuk Daftar Pasar Tradisional Sehat di DKI Jakarta

Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur masuk daftar pasar tradisional bersih dalarangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang jatuh pada tanggal 12 November mendatang, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengunjungi sejumlah pasar yang masuk daftar pasar tradisional bersih.

Satu diantara pasar yang masuk ke dalam daftar tersebut ialah Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Bila mengunjungi pasar berlantai tiga ini, pengunjung akan dibuat nyaman dengan kondisi pasar yang terlihat bersih.

Tak hanya itu, Pasar Kramat Jati juga terlihat rapi dan teratur berkat zonasi yang diterapkan oleh pihak pengelola PD Pasar Kramat Jati.

Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018).
Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Di lantai satu, pengunjung dapat melihat para pedagang pakaian atau tekstil, mulai dari aneka pakaian pria, wanita, hingga perlengkapan sekolah untuk anak tersedia disana.

Kemudian, di lantai 2 Pasar Kramat Jati terbagi menjadi beberapa zona, zona A yang berada di sisi depan pasar digunakan oleh para penjual logam mulia dan zona B untuk lapak penjahit.

Pada zona B ini, pengunjung juga dapat menjumpai para pedagang obat-obatan.

Masih di lantai yang sama, pada bagian belakang, pengunjung bisa menjumpai pasar basah berisikan para pedagang sembako, sayur, dan daging.

Pada bagian ini juga penataannya sangat rapi dan teratur, pada baris pertama ditempati oleh pedagang daging ayam dan selanjutnya digunakan oleh para penjual daging sapi.

Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018).
Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Sementara itu, pada lantai 3 digunakan sebagai tempat bagi kantor pengelola pasar, musala, dan terdapat toko Ramayana.

Meski berwarna putih, lantai dan ubin di pasar berlantai tiga ini nampak bersih dan tidak nampak adanya sampah yang biasa berserakan di pasar.

Hal ini dikarenakan pengunjung dapat dengan mudah menjangkau tempat sampah yang disediakan pihak pengelola di setiap sudut pasar.

Menurut Manager PD Pasar Kramat Jati Agus Laman, tempat sampah tersebut memang sengaja ditempatkan di sudut-sudut yang mudah dijangkau untuk membiasakan pengunjung dan penjual membuang sampah pada tempatnya.

"Tempat sampah sudah kami sediakan untuk mempermudah membuang sampah, kami juga punya radio lane untuk menyosialisasikan buang sampah pada tempatnya," ucapnya, Senin (22/10/2018).

Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018).
Kondisi di Pasar Kramat Jati setelah masuk daftar pasar sehat di DKI Jakarta, Senin (22/10/2018). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)
Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved