Bawa Narkoba, Pemuda Pengangguran Tertangkap di Pekarangan Apartemen Melati Depok

Surya Nanda Saputra (26) diringkus tim Buser Polsek Beji lantaran membawa ganja seberat 189.76 gram dan sabu 0.33 gram.

Bawa Narkoba, Pemuda Pengangguran Tertangkap di Pekarangan Apartemen Melati Depok
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi borgol 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Surya Nanda Saputra (26) diringkus tim Buser Polsek Beji lantaran membawa ganja seberat 189.76 gram dan sabu 0.33 gram.

Ia menyimpan barang haram tersebut di dalam tas gemblok warna cokelat pada Rabu (24/10/2018) pukul 10.00 WIB.

Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan mengatakan pemuda pengangguran yang tercatat sebagai warga Kelurahan Mekarjaya itu diamankan di pekarangan apartemen Melati, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok.

"Diamankan di pekarangan apartemen Melati Depok. Saat digeledah, dalam tas warna coklat yang dibawa ternyata ada ganja seberat 189.76 gram dan sabu 0.33 gram. Tersangka ini tidak bekerja, dia warga Depok juga," kata Indra saat dihubungi wartawan, Beji, Depok, Minggu (28/10/2018).

Ratusan gram ganja tersebut terbagi dalam bungkus kertas warna coklat, sementara sabu disimpan dalam satu plastik klip bening.

Indra menuturkan, sebelum diringkus Nanda sudah dibuntuti oleh anggota tim Buser Polsek Beji hingga mendatangi apartemen Melati.

Lantaran gerak-geriknya mencurigakan, tim Buser Polsek Beji bergegas menangkap dan menggeledah badan dan tasnya.

"Sebelum ke Apartemen Melati sudah dibuntuti terlebih dulu oleh anggota tim Buser Polsek Beji. Pas sampai pekarangan gerak-geriknya mencurigakan jadi langsung ditangkap dan dilakukan penggeledahan," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan penyidik Reskrim Polsek Beji, Indra menyebut ganja dan sabu yang dibawa itu diduga hendak dijual tersangka.

Selain ganja, sabu, dan tas, sepeda motor Yamaha Mio Z warna hitam B 3369 ELB yang digunakan tersangka saat itu turut diamankan sebagai barang bukti.

Nanda dijerat pasal 114 ayat (1) Sub 112 (1) Jo 111 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun penjara.

"Pasal 114, 112, juncto 111 KUHP UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kasusnya ditangani Polsek Beji, sekarang masih pemeriksaan untuk mencari jaringan narkoba tersangka," tutur dia.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved