Breaking News:

Pemilu 2019

Bawaslu Kota Tangerang Larang Pengurus RT dan RW Menjadi Timses pada Pemilu 2019

Pengurus RT dan RW di Kota Tangerang dilarang ikut kampanye baik untuk pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden 2019.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Agus Muslim saat ditemui di kantornya, Tangerang, Kamis (1/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang mengingatkan agar pengurus RT dan RW tidak terlibat dalam kegiatan yang berbau kampanye.

Pengurus RT dan RW di Kota Tangerang dilarang ikut kampanye baik untuk pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden 2019.

"Imbauan tersebut berdasarkan peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye pemilihan umum, untuk mengimbau RT dan RW untuk tidak menjadi timses," kata Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim di kantornya, Kamis (1/11/2018).

Menurutnya, imbauan tersebut dibuat untuk menjaga kondusifitas dan meminimalisir terjadinya konflik di lingkungan.

Sebab, jika pengurus RT dan RW di beberapa kelurahan mendukung pihak lain, dirasa Agus dapat memicu perselisihan yang mengarah kepada konflik.

"Jangan sampai ada konflik sosial yang tidak bagus di daerah atau antara RT dan RW. Kalau misalkan RT memihak caleg A, pasti nantinya pelayanan terganggu," kata Agus.

"Misalnya seperti ada warga yang ingin minta surat pengantar, tapi warga itu memilih caleg B, pasti kan tidak ditanggapi. Karena hanya beda dukungan," kata dia.

Harga Gadget Diobral di Indocomtech 2018, Tiket Mulai Rp 20 Ribu

Menakar Peluang Keponakan Prabowo Jadi Wakil Gubernur DKI dan Prosedur Pembahasan di DPRD DKI

Agus menambahkan, nantinya akan ada sanksi bagi peserta pemilu bila terbukti pelibatan Ketua RT dan RW dalam kegiatan kampanye walaupun hanya sebatas sanksi administrasi.

"Ada sanksinya, sementara masih administrasi, teguran karena itu termasuk peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018. Kalau untuk RT dan RW, sanksinya akan tindak lanjuti oleh lurah setempat," kata Agus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved