Perumahan Taman Duta dan Bukit Cengkeh Jadi Titik Rawan Banjir di Depok
Kedua perumahan tersebut terkenal sebagai titik rawan banjir karena air mencapai ketinggian 1,5 meter dan membuat terganggunya arus lalu lintas
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Perumahan Taman Duta di Kecamatan Sukmajaya dan Bukit Cengkeh di Kecamatan Cimanggis yang selalu dilanda banjir sejak awal tahun 2000 masih jadi titik rawan banjir di Depok sampai sekarang.
Belum beresnya masalah di kedua perumahan yang saling berdekatan ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto Djorghi.
"Beberapa titik yang belum teratasi seperti di perumahan Taman Duta yang dilewati Kali Laya dan perumahan Bukit Cengkeh yang dilewati Kali Jantung," kata Manto saat dihubungi wartawan di Cimanggis, Depok, Rabu (14/11/2018).
Kedua perumahan tersebut terkenal sebagai titik rawan banjir karena air mencapai ketinggian 1,5 meter dan membuat terganggunya arus lalu lintas di Jalan Raya Duta Pelni.
Manto menuturkan dua perumahan itu masih menjadi kawasan rawan banjir seperti dulu lantaran pengerjaan sodetan Situ Pengarengan yang dikerjakan pihak Tol Cijago belum beres.
Dia yakin bila pengerjaan sodetan itu beres maka dua perumahan yang selalu terendam banjir dapat bebas dari genangan dan banjir.
"Bila sodetan dari Situ Pengarengan ke Kali Sugutamu selesai dikerjakan oleh pihak Tol Cijago, maka dipastikan daerah tersebut bebas dari genangan atau banjir," ujarnya.
Manto mengklaim titik rawan banjir di Depok terus berkurang lantaran Dinas PUPR antisipasi banjir dari awal tahun 2018 sampai sekarang.
Menurutnya, dari total 45 titik, berkurang jadi 28 titik dan berkurang lagi sebanyak 80 persen sampai akhirnya ada tiga titik rawan banjir yang posisi ketiga ditempati Kelurahan Pasir Putih Sawangan.
Banjir yang melanda warga Kelurahan Pasir Putih seperti yang akhir Juni lalu menimpa warga RT 03/RW 04 dengan ketinggian satu meter itu akibat meluapnya Kali Pesanggrahan.
• Buka Bisnis Baru, Ivan Gunawan Manjakan Pria Millenial dengan Model Fashion Kekinian
• Satria Muda Perkenalkan Materi Pemainnya Untuk IBL 2018/2019
"Selain Taman Duta dan Bukit Cengkeh, Kelurahan Pasir Putih di Kecamatan Sawangan termasuk titik rawan banjir. Sekarang titik banjir menurun, hanya ada tiga se-Kota Depok," tuturnya.
Perihal Tim Satgas Banjir yang bertugas mengangkut sampah dan puing longsor, Manto mengakui jumlah personel Tim Satgas Banjir Bidang SDA Dinas PUPR Depok amat kurang.
Pasalnya jumlah personel Tim Satgas Banjir kini hanya 130, sementara jumlah ideal yang diperlukan untuk menangani seluruh Kali dan Situ 625 orang.
"Idealnya jumlah personel Tim Satgas Banjir 625 orang jika memperhatikan jumlah Kali dan Irigasi serta Situ di wilayah Kota Depok," sambung Manto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/banjir_20181029_214944.jpg)