Breaking News:

Serangan Babi Hutan Tewaskan Warga Kebumen dan Banyumas, BKSDA Jelaskan ini

Dalam sepekan sudah dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan babi hutan di wilayah eks Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah.

Wikimedia
Babi hutan 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANYUMAS - Dalam sepekan sudah dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan babi hutan di wilayah eks Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah.

Babi hutan tersebut tiba-tiba turun ke perkampungan dan menyerang warga.

Korban pertama yakni Sunardi (65) warga RT 002 RW 005 Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Senin (12/11/2018). Sunardi tewas dengan luka di sekujur tubuh.

Sementara Sudarti (55), tetangganya, juga harus mendapat perawatan medis akibat diserang babi yang sama.

Di Purbalingga pada hari itu juga, seekor babi hutan juga masuk ke perkampungan dan menyerang Watori (60), warga RT 004 RW 002 Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja.

Akibatnya, korban menderita luka robek di kepala, betis kaki kanan, paha kanan, dan dua jarinya putus.

Sehari sebelumnya, konflik antara hewan liar dan warga juga terjadi di Desa Kedunggede, Kecamatan Lumbir, Banyumas, Minggu (11/11/2018).

Babi dewasa tersebut masuk ke perkampungan dan menyerang Miarto Saprul (74), warga RT 003 RW 004, hingga menyebabkan korban mengalami memar pada perut dan luka di kaki kiri.

Di saat yang sama, anak korban bernama Kasilem melihat hal tersebut dan hanya dapat berteriak minta tolong.

Kasilem yang memiliki riwayat sakit jantung dan darah tinggi panik hingga pingsan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved