Ada Batasan Nama, Pesta Kuliner Depok Gratis 1000 Porsi Sepi Pengunjung

Dugaan Tian sepinya pengunjung akibat batasan nama berdasar dari pengalaman mengikuti berbagai gelaran Pemkot Depok dan selalu ludes.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Suasana Pesta Kuliner Depok Gratis 1000 Porsi di Balaikota Depok, Minggu (18/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Tian Kubil (67), pemilik lapak Laksa Betawi menduga sepinya pengunjung gelaran Pesta Kuliner Depok Gratis 1000 Porsi di Balai Kota Depok karena adanya batasan nama bagi warga yang hendak bersantap gratis.

Hanya warga yang bernama Muhamad, Ahmad, Amin, Amanah, Fathonah, Sidik, Siti, Aminah, dan Khadijah yang dapat menikmati makanan gratis.

Meski sejak pukul 11.00 WIB panitia membuka penukaran kupon untuk mendapat makanan, hingga pukul 15.00 WIB tak sampai 150, dari 300 porsi yang disediakan ludes disantap.

"Tahun ini sepi karena namanya dibatasin, kalau enggak syarat makannya enggak sesuai nama pasti sudah habis. Saya buka dari jam tujuh pagi, terus mulai penukaran kupon jam 11 siang. Tapi sampai sekarang setengah porsi saja enggak habis," kata Tian di Balaikota Depok, Minggu (18/11/2018).

Dugaan Tian sepinya pengunjung akibat batasan nama berdasar dari pengalaman mengikuti berbagai gelaran Pemkot Depok dan selalu ludes.

Saat ulang tahun Kota Depok ke-19 contohnya, hanya dalam waktu satu jam sekitar 300 porsi Laksa Betawi ludes disantap warga karena tak adanya batasan nama.

"Pas ulang tahun Depok kemarin saya ikut juga, waktu itu dalam waktu satu jam habis. Kalau waktu itu enggak ada batasan nama, siapa saja boleh. Saya sampai susah meladani warga yang mau makan," ujarnya.

Selain karena pengalaman, Tian menuturkan Laksa Betawi merupakan satu makanan kegemaran warga Depok yang lekat dengan budaya Betawi.

Menurut Tian, sepinya pengunjung tak hanya dirasakan dirinya seorang, tapi juga para pedagang yang sejak pukul 13.00 WIB mulai undur diri karena sepinya pengunjung.

"Saya diajak ikut acara seperti ini sama Pemkot Depok dari tahun 2016. Kalau dulu selalu ramai, habis terus, apalagi ini makanan khas Betawi. Kalau sekarang mah sepi. Tenda-tenda yang kosong itu juga sepi, mereka tutup karena pengunjung sepi," tuturnya.

Seorang anggota Satpol PP Kota Depok yang sedang bertugas mengamankan acara, Gunawan membenarkan pernyataan Tian soal sepinya pengunjung Pesta Kuliner Depok Gratis 1000 Porsi.

Dia menjelaskan jumlah pengunjung yang datang sejak pagi tak sebanyak yang diperkirakan, bahkan cenderung di bawah perkiraan.

Lebih Cepat, Begini Parkir di Monas Pakai Sistem RFID

Gasak Yamaha NMAX, Kawanan Maling Kerap Beraksi di Kampung Jombang Serpong

"Sepi, dari tadi pagi ya begini-begini saja. Maknannya sih gratis, tapi cuman buat orang yang punya nama tertentu saja. Kalau yang namanya enggak seusai ya enggak bisa makan gratis," ucap Gunawan.

Sebagai informasi, Pesta Kuliner Depok Gratis 1000 Porsi digelar guna memperingati Maulid Nabi Muhammad yang berlangsung pada Selasa (20/11/2018).

Selain Laksa Betawi, Pemkot Depok menyediakan Nasi Uduk, Bakso, Gado-gado, ayam geprek dan sejumlah sajian lainnya.

Acara ini berlangsung dua hari sampai Senin (19/11/2018), satu kupon yang didapat warga hanya dapat digunakan untuk satu kali.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved