Kebijakan Ganjil Genap

Jasa Marga Terus Sosialisasi Ganjil Genap di Gerbang Tol Tambun

Raddy R. Lukman mengatakan, sosialisasi pemberlakuan sistem ganjil genap di GT Tambun sudah dilakukan sejak, Kamis, 15 November 2018 lalu.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Spanduk berukuran besar yang berada di jalur masuk GT Tambun berisi pemberitahuan dalam waktu dekat akan diberlakukan kebijakan ganjil genap. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - PT. Jasa Marga cabang Tol Jakarta Cikampek kian intens melakukan sosialiasi pemberlakuan peraturan Ganjil Genap di Gerbang Tol (GT) Tambun.

Sosialiasi dilakukan dengan cara memasang sepanduk berukuran besar di jalur menuju GT Tambun serta melalui pengeras suara kendaraan Variable Mesage Sign (VMS).

General Manager tol Jakarta Cikampek Raddy R. Lukman mengatakan, sosialisasi pemberlakuan sistem ganjil genap di GT Tambun sudah dilakukan sejak, Kamis, 15 November 2018 lalu.

Ia menerangkan, pemberlakuan sistem ganjil genap di GT Tambun sudah tertera di dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 tahun 2018. Dimana, dalam aturan tersebut terdapat lima GT yang rencananya akan diberlakukan kebijakan itu. Yakni, GT Pondok Gede Barat, Pondok Gede Timur, Bekasi Timur, Bekasi Barat dan Tambun.

"Untuk saat ini, kebijakan ganjil genap sudah diberlakukan di GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur," kata Raddy, Senin (19/11/2018).

Menurut data yang dimiliki pihaknya, pengguna kendaraan yang tidak bisa masuk ke Tol Japek melalui GT Bekasi Timur cenderung melintas di GT Tambun. Sehingga, pemberlakuan sistem ganjil genap yang telah berjalan dinilai kurang efektif.

Bangun Saringan Jumbo Hingga Siagakan 7.000 Personel Gabungan Antisipasi Banjir di Jakarta

Angel Lelga Sebut Suaminya Pijat Plus-plus, Vicky Prasetyo Geram: Jangan Aku Saja yang Dihakimi

“Memang diharapkan dari pemberlakuan ganjil genap ini pengguna jalan bisa berpindah moda atau berpindah waktu lebih lagi. Sehingga, jam padatnya di ruas Cawang Bekasi jadi berkurang,” katanya.

Dia menambahkan, sejauh ini, perihal kapan kebijakan ganjil genap akan mulai diberlakukan di GT Tambun, pihaknya masih menunggu keputusan pihak terkait.

“Mengenai waktunya kita belum bisa definisikan. Kami menunggu, Jasa Marga sifatnya hanya mensupport saja," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved