Pesisir Cilincing Dikotori Lautan Sampah, Lihat Penampakannya
Pesisir Cilincing, tepatnya di garis pantai arah utara Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, tampak kotor dipenuhi sampah
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Pesisir Cilincing, tepatnya di garis pantai arah utara Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, tampak kotor dipenuhi sampah.
Pantauan TribunJakarta.com, Selasa (27/11/2018) pagi, sampah menghampar di perairan paling tepi dekat bibir pantai.
Jenis sampah yang menghampar di perairan tepi pantai beragam, mulai dari bongkahan bambu, styrofoam, ban mobil, hingga yang dominan, sampah plastik.
Bahkan, tak sedikit pula sampah yang menghampar di daratan tepi laut yang dari kondisinya terlihat sudah lama terdampar.
Hamparan itu membuat jalanan di pinggir pantai didominasi oleh sampah.
Hamparan sampah ini berada sekira 200 meter di bibir Pantai Cilincing, di mana pagi ini ombak masih cukup tenang sehingga membuat sampah terayun-ayun di laut dan angin juga tak begitu kencang sehingga membuat sampah di darat tak berpindah tempat.
Bibir pantai ini bisa diakses melalui gerbang di sisi belakang KBN Marunda apabila masuk lewat Jalan Akses Marunda.
Di sisi kiri gerbang tersebut, terdapat dua gundukan sampah. Gundukan sampah itu tingginya sekira 2 meter, dengan kondisi sudah sangat kotor.
• Gagal Jambret, Dua Pengendara Sepeda Motor Celaka Jadi Korban Tabrak Lari di Cilincing
• Pemkot Depok Sebut Lumpur dan Sampah dari Situ Pedongkelan Tak Dibuang ke Depan Rumah Warga
• Para Ibu Titipkan Anaknya Bermain di RPTRA Cilincing Berseri Karena Ingin Memasak
Salah seorang pemulung yang melintas di lokasi mengatakan kondisi bibir pantai itu sudah ia lihat selama setahun terakhir mencari sampah bekas di situ.
Pria yang menolak menyebutkan namanya itu mengatakan, dengan memulung di pesisir Cilincing ini, dirinya pasti mendapatkan banyak sampah bekas, terutama sampah plastik.
"Ini mah udah lama emang sampah melulu, cuman udah mendingan, kalo dulu lebih parah. Nggak tahu ya udah berapa lama, tapi setahunan saya ke sini mulu ada aja sampahnya. Dapet aja terus botol-botol plastik gini mah," kata pemulung itu.