Pilpres 2019

Baliho dan Bendera Demokrat Dirusak SBY Elus Dada, Andi Arief Sebut Pemberi Order

Pengalaman pahit dirasakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ke Riau. Ia melihat sendiri baliho dan bendera partainya dirusak.

Tayang:
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Muhammad Zulfikar
Tribun Pekanbaru/Alexander
Ketua Umum Demokrat SBY memegang baliho ucapan selamat dayang milik partainya dirusak orang di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengalaman pahit dirasakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam kunjungan politiknya ke Pekanbaru, Riau.

Sehari setelah melantik pengurus Paguyuban Keluarga Pacitan Riau di salah satu hotel di Pekanbaru, Jumat (14/12/2018), SBY menyaksikan sendiri baliho Partai Demokrat koyak.

Sejumlah bendera Partai Demokrat dan baliho ucapan selamat datang SBY di Bumi Lancang Kuning itu robek dirusak dan diturunkan.

Bendera Demokrat dan baliho rusak terpasang di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan kantor DPRD Riau.

TribunJakarta.com mencoba menghimpun sejumlah fakta perusakan bendera dan baliho Demokrat yang ditinjau langsung SBY yang mengenakan kemeja biru pendek dan rompi biru dongker bersama elite Demokrat lainnya.

SBY mengelus dada

Dilansir oleh Tribun Pekanbaru, Sabtu (15/1/2018), SBY ikut menyisir atribut partainya dirusak. Ia ditemani Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan dan eliter Demokrat Pekanbaru dan Riau.

Tampak, SBY berjalan kaki menyusuri lokasi terpasangnya bendera Demokrat yang bersanding dengan partai lain seperti PSI, Golkar, PDI Perjuangan, NasDem dan lain sebagainya.

Ketua Umum Demokrat SBY memegang baliho ucapan selamat dayang milik partainya dirusak orang di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).
Ketua Umum Demokrat SBY memegang baliho ucapan selamat dayang milik partainya dirusak orang di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). (Tangkapan layar video beredar)

Satu per satu bendera dan baliho yang dirusak ia pandangi dengan tatapan tak percaya. Sesekali ia menggelengkan kepala dan air mukanya tanpa ekspresi.

Ia sempat berhenti ketika melihat baliho selamat datang untuknya ke Riau jatuh ke tanah. SBY sampai memungut baliho tersebut dibantu kader Demokrat lainnya.

"Ini menyayat hati ya. Ini ulah pihak-pihak tertentu atau saudara-saudara kami masyarakat Riau sudah berubah?" ungkap SBY sambil mengelus dadanya.

"Saya sangat hormat kepada saudara kami masyarakat Riau, sangat sayang, taat beragama. Jadi seperti ini apa saudara kami berubah atau ulang mereka-mereka," SBY menambahkan.

Baliho yang SBY ambil karena roboh bertuliskan, "Selamat Datang Susilo Bambang Yudhoyono ke Bumi Lancang Kuning."

Sebut nama Jokowi

Mendapat pengalaman tak mengenakkan itu, SBY memastikan dirinya bukan kandidat calon presiden yang berkompetisi dengan Jokowi di Pilpres 2019.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved