VIDEO: Slamet, Antara Melukis, Tato dan Vespa
Pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah itu telah sejak kecil memiliki minat yang luar biasa terhadap dunia seni.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erlina Fury Santika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - "Enaknya jadi seniman itu bebas, kita bisa menghasilkan karya sesuai ekspresi kita tanpa diatur-atur orang,".
Hal itulah yang dilontarkan Slamet (32) saat ditanyakan mengenai jalan hidupnya yang memilih menjadi seniman jalanan.
Pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah itu telah sejak kecil memiliki minat yang luar biasa terhadap dunia seni. Utamanya, yang berkaitan dengan dunia menggambar.
Bagi Slamet, ada tiga hobi yang begitu ia minati yakni melukis, tato dan Vespa.
Ditemui di lapak lukisnya di trotoar kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Slamet menceritakan soal kehidupannya.
Meski wajahnya terlihat sangar dengan rambut gimbal dan tato yang menghias bagian tubuhnya, Slamet nyatanya begitu ramah dan bersahaja.
Sambil menyelesaikan lukisannya, Slamet menceritakan awal mulanya menekuni dunia melukis.
Ia mengatakan mendapatkan ilmu melukis dari seorang kerabatnya sejak ia masih tinggal di Solo, Jawa Tengah sewaktu remaja.
"Sejak kecil memang sudah hobi gambar, akhirnya ikut abang di Solo buat belajar ngelukis," kata Slamet.
Setelah merasa cukup memiliki kemampuan melukis, Slamet pun hijrah ke Ibu kota.
Kerasnya kehidupan jalanan memang sudah akrab dengannya. Ia pun mengaku pernah menjadi pengamen demi melawan kerasnya kehidupan.
"Tapi kecintaan saya sama lukisan yang buat saya bertahan jadi pelukis disini selama 12 tahun ini," kata Slamet.
Mayoritas lukisan yang dibuat Slamet adalah karikatur wajah seseorang. Dengan begitu telaten, ia pun membuat sketsa hingga melukiskan cat kertas dengan kuas yang digenggamnya.
Untuk menyelesaikan satu lukisan di media kertas, Slamet membutuhkan waktu 2-3 jam.
• Penyidik KPK Kembali Geledah Kemenpora, Imam Nahrawi: Kami Harus Hormati
• Pembunuh Wanita yang Ditemukan di Apartemen Kebagusan City Terancam Dijerat Pasal Berlapis
• Peredaran Narkoba di Kabupaten Bekasi Meningkat 2018 Dibanding 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/slamet-seniman-jalanan-yang-membuka-lapak-lukisan-di-trotoar.jpg)