Sang Ibu Cemas Dua Hari Hilang Kontak, Pingsan Dengar Sisca Icun Tewas di Tangan Hidayat

Eti Karyati (53) mendadak begitu cemas, nomor telepon putrinya, Sisca Icun Sulastri (34) tak dapat dihubungi selama dua hari.

Tayang:
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Wahyu Aji
Tribun Bogor/Naufal Fauzy
Eti Karyati memperlihatkan foto putrinya selagi hidup, Sisca Icun Sulastri, saat ditemui di rumahnya, Kampung Buaya, RT 02/01, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/12/2018). Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Sebelum Siska Icun Sulastri Ditemukan Tewas Di Jakarta, Ibunda Cemas Selama 2 Hari, http://bogor.tribunnews.com/2018/12/21/sebelum-siska-icun-sulastri-ditemukan-tewas-di-jakarta-ibunda-cemas-selama-2-hari. Penulis: Naufal Fauzy Editor: DamanhuriE 

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKABUMI - Eti Karyati (53) mendadak begitu cemas, nomor telepon putrinya, Sisca Icun Sulastri (34) tak dapat dihubungi selama dua hari.

Tiba-tiba ia pingsan mendengar kabar putrinya itu ditemukan meninggal di kamarnya, Tower A Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018).

Dua pekan lalu Sisca Icun masih bertemu orangtuanya di rumahnya, Kampung Buaya, RT 02/01, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Setelah Sisca Icun kembali ke Jakarta untuk bekerja sebagai penjual obat herbal, Eti terus berkomunikasi dengan putrinya itu melalui sambungan telepon.

Cemas dua hari tanpa kabar

Suatu hari mendadak nomor telepon Sisca Icun tidak bisa Eti hubungi hingga cemas.

"Dia sempat pulang dulu ke sini, terus pulang lagi ke Jakarta baru dua minggu. Dua hari enggak ada kabar, ditelepon enggak aktif," kata Eti kepada TribunnewsBogor.com pada Jumat (21/12/2018).

Saking cemasnya, Eti meminta tolong kepada Indri, Rusmianti (35) teman Sisca.

Indri pernah menginap di unit yang ditinggali Sisca dan terakhir keluar dari sana pada Jumat (13/12/2018).

Indri diketahui menginap beberapa hari sebelum Sisca tewas dibunuh pria panggilannya.

"Kata ibu, 'Indri, anak ibu sudah gak ada kabar, takut ada apa-apa. Tolong tengokin. Kalau Sisca udah di sana kan ibu enggak tahu karena ibu di sini,'" begitu kata Eti kepada Indri.

Setelah dua hari tanpa berita dan hatinya cemas, Eti jatuh pingsan mendapat kabar anak satu-satunya itu tewas di unit apartemennya.

"Saya langsung pingsan denger itu. Kan ibu maunya Sisca itu enggak ada apa-apa, sehat-sehat aja. Dengar info itu ibu kaget," ucap dia.

Duka masih menyelimut Eti dan keluarga dua hari setelah putrinya dikuburkan di pemakaman tak jauh dari rumahnya.

Siska Icun merupakan putri pertama dan sudah menikah setelah lulus sekolah menengah atas.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved