Tsunami di Banten

Jadi Korban Tsunami di Banten, Begini Sosok Bani Seventeen Dimata Eross Candra

Kepergian Bani tentu mengagetkan musisi gitar tersebut. Eross menganggap Bani merupakan rekan bermusik yang selalu semangat.

Tayang:
Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Eross Candra saat ditemui media usai pemakaman almarhum Bani Seventeen di TPU Wismoloyo, Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman DIY, Senin (24/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Beberapa musisi nasional yang bermukim di Yogyakarta tampaknya turut merasakan duka mendalam terkait meninggalnya M Awal Purbani atau Bani, Bassist band Seventeen, Minggu (23/12/2018) pagi.

Bani Seventeen dinyatakan meninggal pada Minggu (23/12/2018) pagi sekira pukul 04.00 Wib usai menjadi korban tsunami di Pantai Carita, Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam.

Pemakaman dilaksanakan di Wismoloyo Gamping Tengah, Sleman DIY, beberapa yang tampak hadir dalam pemakaman tersebut diantaranya yakni Erix Endang Soekamti dan Eross Candra Sheila On 7.

Kepergian Bani tentu mengagetkan musisi gitar tersebut. Eross menganggap Bani merupakan rekan bermusik yang selalu semangat.

Kenang Lewat Video Klip Jalan Terbaik Seventeen, Ini Doa Citra Kirana untuk Bani, Herman, dan Ifan

UPDATE Kiki The Potters Kabarkan Drumer Seventeen Meninggal, Nasib Istri Ifan Belum Diketahui

"Tentu kaget dan merasa kehilangan, saya merasa kehilangan dalam artian teman dan sahabat," kata Eross saat ditemui media usai pemakaman, Senin (24/12/2018).

Eross menganggap Bani bukanlah kompetitor dalam bermusik namun kawan dan sahabat.

Eross menganggap Bani merupakan sosok yang cukup energik dan bersemangat kala manggung.

"Dia kalau perform termasuk orang yang semangat dan bagus. Sebagai musisi tak perlu diragukan lagi," tuturnya.

Bahkan Eross juga sempat beberapa kali bertemu dan berbincang bersama Bani.

"Kalau ketemu kita seperti teman, teman lama. Dulu kita sering ketemu ketika di Yogyakarta satu tongkrongan, saling sapa seperti teman pada umumnya," lanjutnya.

UPDATE Evakuasi Korban Tsunami di Selat Sunda Dilanjutkan: 281 Tewas, 1.016 Luka-Luka dan 57 Hilang

Sempat Bilang Fitnah Soal Pengakuan Garneta Haruni, Kimmy Jayanti Kini Justru Soroti Kejanggalan Ini

Eross pun juga mengenang perawakan Bani yang dikenal imut.

"Dulu pertama ketemu saya pikir dia anak yang sweet, cute dan mukanya baby face banget dari dulu segitu aja mukanya," tambah gitaris Sheila On 7 tersebut.

Kendati demikian lantaran kesibukan masing-masing, Eross mengaku sudah jarang berkomunikasi secara intens dengan Bani.

"Terakhir komunikasi kalau tidak salah tahun lalu di sebuah acara yang barengan gitu," tutupnya.

Bani Seventeen Tinggalkan 1 Anak

 

Suasana duka menyelimuti rumah orangtua pemain bass band Seventeen, M Awal Purbani, di Dusun Gamping Tengah, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (23/12/2018).

Bani Seventeen, begitu ia biasa disebut, merupakan salah satu korban meninggal akibat tsunami Banten yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018).

"Kami mendapat kabar tadi malam. Menantu saya (istri Bani) yang telepon," ujar ayah M Awal Purbani, Fajar Wibowo saat ditemui Kompas.com di rumah duka, Minggu (23/12/2018).

Bani dan band Seventeen merupakan penampil dalam sebuah acara gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, pada Sabtu malam.

Ketika mereka baru menyelesaikan lagu kedua, tiba-tiba gelombang tsunami menerjang panggung yang memunggungi pantai.

Bian, seorang warga selamat dari Tsunami Selat Sunda di Villa Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).
Bian, seorang warga selamat dari Tsunami Selat Sunda di Villa Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Fajar menuturkan, Bani merupakan anak pertama dari lima bersaudara.

Bani baru menikah pada 2015 lalu.

"Sekarang ini istrinya sedang hamil 3 bulan. Hamil anak kedua," urainya.

Fajar menggambarkan Bani sebagai anak yang baik, bertanggung jawab, dan taat beribadah.

Ia juga merupakan tulang punggung keluarga.

"Sekolah adik-adiknya itu yang membiayai Bani. Bahkan Bani itu bilang akan membiayai sekolah adiknya yang paling kecil," ungkapnya.

Tsunami di Banten dan Lampung Selatan, Kenali Tanda Alam dan Ketahui Cara Menyelamatkan Diri

Tak Bisa Hadiri Pemakaman Rekannya, Ifan Seventeen Sampai Minta Ampun: Aku Masih Harus Cari Dylan

Menurut Fajar, setiap tidak ada jadwal pentas, Bani sering mengajak anaknya main ke rumahnya.

"Terakhir ke sini itu tanggal 3 Desember kemarin. Ke sini sama anaknya," ungkapnya.

Saat ke rumah, sebelum berangkat tanggal 5 Desember 2018,Bani sempat mengatakan setelah pulang akan mengajak keluarga bepergian.

"Bani itu sempat bilang akan mengajak keluarga jalan-jalan. Berangkat tanggal 5 Desember ke Jakarta main (pentas) di sana, rencana pulang tanggal 22 Desember tetapi ada job (acara gathering PLN) itu," urainya.

Presiden Jokowi Telusuri Pantai Carita

 Presiden Joko Widodo melihat lokasi terdampak tsunami Selat Sunda hari ini, Senin (24/12/2018).

Dalam kunjungannya Presiden Jokowi ditemani oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan, Nina Moeloek, dan Gubernur Banten, Wahidin Halim di Mutiara Carita Resort.

Mengenakan kemeja putih dan celana jeans, Jokowi menyusuri Pantai Carita sambil pantai dan puing-puing bangunan.

Sambil menyusuri pantai, Jokowi mengaku tidak menyangka musibah akan terjadi di Banten.

"Kami telah melihat di lapangan dan tsunami di Kabupaten Pandeglang di Banten ini dan di Lampung Selatan itu betul-betul memang di luar perkiraan dari BMKG karena sebelumnya biasanya itu ada gempa terlebih dahulu," kata Jokowi, Banten, Senin (24/12/2018).

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pantai Carita, satu dari beberapa lokasi yang terdampak parah akibat Tsunami Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).
Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pantai Carita, satu dari beberapa lokasi yang terdampak parah akibat Tsunami Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Jokowi mengatakan juga akan mengunjungi lokasi musibah tsunami Selat Sunda yang telah memakan ratusan korban jiwa.

"Melihat evakuasi sudah dilakukan secara cepat oleh TNI, Polri, dibantu oleh pemerintah daerah. Saya kira kecepatan evakuasi di lapangan ini patut kita apresiasi," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menginstruksikan kepada lembaga terkait untuk fokus pada evakuasi korban.

Dirinya juga meminta pihak terkait  membantu korban luka berat dan ringan dan pendirian posko darurat bencana.

"Tetap masih akan evakuasi korban yang meninggal evakuasi, dan menyelesaikan korban-korban yang masih luka-luka baik yg ada di puskesmas, yang ada di rumah sakit. Fokusnya ada disitu," katanya.

(TribunJogja/TribunJakarta)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved