Curi 'Start' Jualan Trompet, Toni Berharap Bisa Dapat Untung Rp 1 Juta

Sepanjang Jalan WR Supratman, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, yang biasanya ramai penjual trompet, kini hanya ada dua.

Tayang:
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Hari Antoni di lapak trompetnya di bilangan W. R Supratman, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (27/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Sepekan jelang malam tahun baru, biasanya di pinggir-pinggir jalan, mudah ditemui penjual trompet. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku tahun ini.

Sepanjang Jalan WR Supratman, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, yang biasanya ramai penjual trompet, kini hanya ada dua, itu pun satu di antaranya merupakan sambilan penjual koran.

Penjual lainnya adalah Hari Antoni (37), ia mengaku sudah berjualan sejak Jumat (21/12/2018) lalu.

"Saya jualan dari Jumat kemarin. Iya memang orang-orang pada bilang, baru saya doang yang buka," ujarnya sambil tertawa, di lapaknya, Kamis (27/12/2018).

Toni, panggilan karibnya, mengatakan, sepinya penjual trompet karena penjualan tahun lalu sepi.

Ia saja mengungkapkan, dari modal 150 trompet hanya, 50 yang terjual pada tahun lalu.

"Tahun kemarin banyak yang pada rugi. Takut enggak laku lagi," ujarnya.

Namun kali ini, ia tidak kapok seperti penjual lainnya. Memanfaatkan libur kerjanya di toko las, ia kembali memasang kerangka jemuran untuk tempat dia menggantung trompetnya.

"Sengaja saya buka duluan, dari pada enggak ada kerjaan di rumah," ujarnya.

Rezeki pun berpihak padanya. Ramai orang-orang yang mencari trompet, memilih membeli di lapaknya, karena tidak ada lapak yang lain.

Toni menjual beberapa macam terompet dengan berbagai

harga dari mulai Rp 5 ribu hingga Rp 35 ribu.

Cerita Toni 4 Tahun Jualan Trompet, Pendapatan Turun Karena Diterpa Isu AIDS dan Ayat Suci

Panggung Musik Malam Tahun Baru 2019 di Monas Mulai Didirikan

Jika dirata-rata, setiap trompetnya, Toni bisa mendapatkan untung Rp 5 ribu.

Tahun ini ia membeli trompet sebanyak 200 buah. Jika trompetnya terjual habis ia bisa meraup untung hingga Rp 1 juta.

"Lumayan, sudah tinggal itu saja," ujarnya menunjuk rentetan trompetnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved