Nasib Pedagang di Pasar Blok A Belum Jelas
Menurut pedagang karpet dan aneka plastik di sudut pasar itu, Hen, pemasukan kian berkurang semenjak ia pindah ke pasar penampungan
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Letak Tempat Penampungan Sementara (TPS) pasar Blok A tak jauh berada dari pembangunan perlintasan Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Panglima Polim Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tampak penampungan pasar sementara tersebut yang bertempat di jalan Sambas sepi pengunjung.
Tak banyak pengunjung yang menghiasi sekitaran pasar dan memadati lorong-lorong pasar itu.
Sejumlah pedagang pun hanya duduk-duduk terdiam bahkan tak sedikit yang terlihat tertidur di kiosnya.
Menurut pedagang karpet dan aneka plastik di sudut pasar itu, Hen, pemasukan kian berkurang semenjak ia pindah ke pasar penampungan sejak 2015 silam.
"Semakin tekor saya di sini, enggak ada yang beli. Bahkan satu hari pernah enggak ada yang nengok sama sekali. Beda kalau pasar yang dulu terbilang ramai," bebernya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Kamis (27/12/2018) silam.
Ketua Pengawas Koperasi Pedagang Pasar Blok A, Rustam mengatakan tak sedikit pedagang-pedagang pasar Blok A yang pindah lantaran minimnya pengunjung yang datang.
"Banyaknya pengunjung yang berkurang karena dagangan di Pasar Blok A tidak lengkap. Para penjual sudah pindah karena sepi itu," lanjutnya.
Rustam melanjutkan pemasukan para pedagang di pasar Blok A lebih besar saat berjualan di pasar lama ketimbang di TPS ini.
Terlebih, lingkungan sekitar pasar lama lebih strategis.
"Beli sayur mayur, keperluan lainnya lengkap di pasar lama sebelum dipindahkan, dan lingkungannya mendukung. Di sekitar ada ruko jadi beli pecah belah serta aneka plastik ada. Sekelilingnya hidup, sedangkan di sini tidak," paparnya.
• Tanggapan Waketum PSSI Joko Driyono Atas Penangkapan Johar Lin Eng oleh Pihak Kepolisian
• Persija Bakal Gelar Latihan Perdana di Lapangan Aldiron Pada 7 Januari 2019
Para pedagang di Blok A, lanjut Rustam, berharap agar pembangunan Pasar Blok A cepat terealisasikan.
Sebab, informasi pembangunan pasar yang diperkirakan lebih dari 10 lantai itu tak kunjung jelas.
"Sekarang kabar pembangunan belum jelas masih menunggu proses. Kami ini yang pedagang ini mau ditempatkan di mana dan harga kiosnya berapa, per meternya berapa," tambahnya.