Pilpres 2091

Uji Kualitas Capres, Jokowi dan Prabowo Diundang Tes Baca Alquran

Membaca Alquran ibadah harian yang lazim bagi umat Muslim. Jokowi dan Prabowo pun diundang untuk tes baca Alquran oleh Ikatan Dai Aceh.

Editor: Y Gustaman
Surya/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI MENGAJI: Jemaah membaca Alquran saat iktikaf di dalam masjid pada malam ganjil hari ke-21 Ramadan di Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (16/6) dini hari. Pada malam ke-21 Bulan Ramadan 1438 Hijriyah, Masjid Al Akbar Surabaya dikunjungi ribuan umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan berharap mendapatkan malam Lailatulkadar yang diyakini sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ikatan Dai Aceh mengundang dua kandidat calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk uji baca Alquran.

Alasannya, dua capres ini sama sama beragama Islam dan penting bagi umat Islam untuk mengtahui kualitas calon presidennya.

"Tes baca Alquran bagi seorang calon pemimpin yang beragama Islam sangat wajar dan sangat demokratis. Justru publik makin tahu kualitas calonnya," ujar Ridlwan Habib peneliti radikalisme dan gerakan Islam di Jakarta.

Ridlwan menjelaskan, jika seorang non-Muslim dipaksa membaca Alquran barulah melanggar Pancasila dan asas demokrasi.

Namun baik Jokowi dan Prabowo sama-sama Muslim.

"Membaca Alquran adalah ibadah harian yang sangat lazim dilakukan oleh jutaan muslimin setiap hari di Indonesia. Saya yakin Pak Jokowi dan Pak Prabowo tidak ada masalah dengan itu," ujar Ridlwan.

Justru, kemampuan membaca Alquran menambah trust atau rasa percaya dari masing-masing voter atau kelompok pemilih.

"Misalnya Pak Prabowo kan diusung oleh ijtima ulama, tentu sangat wajar kalau umat ingin tahu dan ingin mendengar bacaan Alquran Pak Prabowo," katanya.

Di Indonesia ada jutaan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) yang setiap hari mendidik anak anak untuk bisa membaca Al Quran.

"Tes baca Al Quran akan sangat memotivasi anak anak itu untum bercita cita tinggi. Apalagi kalau disiarkan live di televisi, "kata Ridlwan.

Soal lokasi, lanjutnya, tidak harus di Aceh, bisa saja dilakukan di Jakarta dengan para penguji yang didatangkan dari Aceh.

"Kalau alasan kesibukan dan teknis itu gampang sekali. Ada ribuan masjid di Jakarta yang bisa dipakai misalnya Istiqlal atau masjid Sunda Kelapa," kata Ridlwan.

Tes baca Alquran juga akan mengakhiri perdebatan soal kualitas beragama masing-masing calon .

"Ini justru peluang emas bagi masing masing kubu untuk mendapatkan simpati dari kelompok pemilih Islam, "kata Ridlwan.

Pesilat Hanifan memeluk Jokowi-Prabowo dalam waktu bersamaan
Pesilat Hanifan memeluk Jokowi-Prabowo dalam waktu bersamaan (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Ingin Jusuf Kalla

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved