33 Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Terjadi di Tangerang Selatan dalam Kurun Waktu Setahun

Polres Tangsel memaparkan tindak pidana terhadap anak di bawah umur pada tahun 2018, mencapai 95 kasus.

33 Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Terjadi di Tangerang Selatan dalam Kurun Waktu Setahun
alghad
Ilustrasi Pelecehan Anak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Tangerang Selatan mendapat predikat kota layak anak berturut-turut selama dua tahun belakangan. Namun penghargaan itu seolah bak sebuah balada, yang jauh dari kenyataan.

Pada 25 Juli 2018, Tangsel mendapat penghargaan kota layak anak tingkat madya, sedangkan sang wali kota, Airin Rachmi Diany, mendapat penghargaan sebagai wali kota pembina forum anak terbaik 2018.

Dalam rilis akhir tahunnya, Polres Tangsel memaparkan tindak pidana terhadap anak di bawah umur pada tahun 2018, mencapai 95 kasus.

Kasus tersebut terbagi menjadi tiga, yakni kekerasan terhadap anak di baawah umur (Pasal 80 UU RI nomor 35 tahun 2014), sebanyak 23 kasus.

Sedangkan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sesuai pasal 81 UU RI momor 35 tahun 2014, mencapai 13 kasus.

Tertinggi adalah kasus pencabulan, pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014, mencapai 33 kasus.

"Seluruh kasus terhadap anak itu berhasil diungkap aparat Polres Tangsel dengan menangkap 68 tersangka," terang Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, di Mapolres Tangsel, Senin (31/12/2018).

Dengan banyaknya kasus kekerasan hingga pencabulan terhadap anak itu, predikat kota layak anak menjadi pertanyaan.

Cerita Gading Marten Saat Main Film Pertama Kali, Pinjam Seragam Sopir Taksi Demi Lolos Casting

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, sempat memberikan tanggapan soal kasus kekerasan terhadap anak dan pelakunya pun masih anak-anak.

Baginya, kejahatan anak sebuah keprihatinan, sehingga anak-anak yang belum berpengalaman bisa melakukannya.

"Itu salah satu yang kita prihatinkan. Kejahatan perkotaan itu sekarang sudah, ya mungkin menemukan kualitasnya, bisa dilakukan anak-anak yang tadinya tidak punya pengalaman sama sekali di hal-hal seperti itu," ujar Benyamin, di Telaga Seafood, Serpong, Tangsel, Selasa (18/12/2018) lalu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved