Tahun Baru 2019

Antisipasi Pengunjung Membludak, Polisi Berlakukan Sistem Pengalihan Pintu Keluar-Masuk Ancol

Menurut Yusuf, seperti di tahun-tahun sebelumnya banyak pengendara yang berhenti untuk menyaksikan kembang api yang diluncurkan di Ancol.

Antisipasi Pengunjung Membludak, Polisi Berlakukan Sistem Pengalihan Pintu Keluar-Masuk Ancol
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, Senin (31/12/2018), di Econvention Ancol, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas dalam upaya mengantisipasi pembludakan pengunjung Taman Impian Jaya Ancol di malam tahun baru, Senin (31/12/2018) ini.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menjelaskan rekayasa lalin diberlakukan melihat kondisi Ancol pada malam tahun baru di tahun-tahun sebelumnya.

Rekayasa lalin yang dilakukan ialah pengalihan arus terutama pemberlakuan sistem pintu masuk-pintu keluar di Taman Impian Jaya Ancol.

Menurut Yusuf, ketika terjadi pembludakan jumlah pengunjung, pintu keluar dapat dialihkan menjadi pintu masuk.

"Begitu juga nanti sebaliknya. Pada saat nanti selesai perayaan tahun baru pas mau keluar, itu nanti juga sama yang pintu-pintu masuk itu nanti kita buat jadi pintu keluar," kata Yusuf di Econvention Ancol, Jakarta Utara.

Selain itu, pintu-pintu tol di dekat Taman Impian Jaya Ancol juga sudah dijaga Polantas yang siap mengatur lalu lintas apabila terjadi penumpukan kendaraan.

Sebab, menurut Yusuf, seperti di tahun-tahun sebelumnya banyak pengendara yang berhenti untuk menyaksikan kembang api yang diluncurkan di Ancol.

"Banyak kendaraan yang berhenti dan menyaksikan sehingga terjadi kemacetan di atas, ini juga kita antisipasi dan kita dibantu juga Korlantas Polri untuk bagian PJR (Patroli Jalan Raya) di sana," kata Yusuf.

Tak Hanya Endorse, Via Vallen Akui Sempat Gunakan Kosemetik Ilegal, Begini Ceritanya

Yusuf juga sudah memerintahkan anggotanya untuk memberlakukan diskresi apabila diperlukan.

"Contoh misalnya kalau di dalam pintu satu ini padat, pintu duanya kosong bisa langsung mengalihkan ke pintu dua, jadi (perwira) saya kasih kewenangan," katanya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved