33 Kendaraan Terjaring Operasi Tertib Lalu Lintas di Jakarta Timur

Menurut Dahlan, tindakan tegas dilakukan oleh pihaknya untuk memberikanya efek jera kepada pengendara yang sering melanggaran peraturan Lalu Lintas.

33 Kendaraan Terjaring Operasi Tertib Lalu Lintas di Jakarta Timur
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Dinas Perhubungan Jakarta Timur merazia sebanyak 117 kendaraan di sekitar Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Cipinang, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sebanyak 33 kendaraan terjaring razia tertib lalu lintas yang dilaksanakan Sudin Perhubungan Jakarta Timur bersama dengan pihak kepolisian.

Bahkan, tiga dari 33 kendaraan tersebut, seperti truk, bajaj, dan mobil bak terbuka di stop operasinya karena kelengkapan suratnya bermasalah.

"Kemarin saat hari pertama masuk kerja di tahun 2019 ada 33 kendaraan yang kami tilang di wilayah Jakarta Timur," ucap Kasie Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur Slamet Dahlan, Kamis (3/1/2018).

"Untuk hari ini, penindakan masih terus berlangsung," tambahnya.

Menurut Dahlan, tindakan tegas dilakukan oleh pihaknya untuk memberikanya efek jera kepada pengendara yang sering melanggaran peraturan Lalu Lintas.

"Semua yang melanggar akan kami tindak untuk memberikan efek jera, terlebih yang tidak memiliki surat-surat lengkap," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Ia mengaku, pihaknya tak akan bosan melakukan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas, khususnya angkutan umum yang sering menyebabkan kemacetan panjang.

"Kami tidak akan pernah berhenti menindak pelanggar, berani melanggar maka akan kami tindak tegas," kata Dahlan.

Berkunjung ke Taman Tebet, Anies Baswedan Terima Usulan Warga Soal Fasilitas

Ia menjelaskan, selama tahun 2018, pihaknya telah menindak 35.049 kendaraan yang melanggar ketertiban lalu lintas. Seperti parkir liar, mangkal di bahu jalan, dan melawan arah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.728 kendaraan ditilang oleh petugas Sudinhub Jakarta Timur, sebanyak 16.461 kendaraan ditilang polisi, 1.933 di stop operasinya, dan 3.382 diderek.

"Selama 2018 ada 462 mobil dan 2.015 motor yang kami lakukan operasi cabut pentil, serta 64 kendaraan kami angkut," ucap dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved