Breaking News:

Pilpres 2019

Diduga Sampaikan Hoax Selang Cuci Darah, Hashim dan Prabowo Diadukan ke Bawaslu

Gara-gara pernyataannya diduga hoax, Hashim Djojohadikusumi dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia.

Editor: Y Gustaman
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gara-gara pernyataannya diduga hoax, Hashim Djojohadikusumo dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia.

Hashim Djojohadikusumo dilaporkan Aliansi Mahasiswa Berantas HOAKS (AMBH) merujuk pernyataannya soal BPJS Kesehatan dan selang cuci darah.

"Dapat diduga merupakan tindakan menghasut dan mengadu domba masyarakat untuk tidak percaya terhadap sistem kesehatan Pemerintah," ungkap Koordinator AMBH Ahmad Andi dilansir Kontan pada Rabu (9/1/2019).

Merujuk pemberitaan salah satu media online, sambung Ahmad Andi, Hashim menyebut pengakuan enam dokter kepadanya menyikapi defisit anggaran BPJS Kesehatan.

Akhirnya, sejumlah rumah sakit umum daerah diminta mengurangi kualitas layanannya kepada pasien.

Hashim enggan mengungkap identitas tenaga medis yang dimaksud.

Ia mengklaim dokter berbuat demikian karena keadaan dan dipaksa pemerintah.

Kondisi ini membuat mereka mengurangi kualitas layanan seperti memakai selang cuci ginjal berulang kali oleh beberapa orang.

Alat kesehatan yang disediakan berkualitas rendah dan bukan orisinil alias KW.

Bahkan pembayaran BPJS Kesehatan kepada rumah sakit menunggak selama enam bulan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved