Perjuangan Ibu dan Anak yang Bergulat dan Dililit Ular Piton di Gunungkidul

Dia berlari menyelamatkan anaknya dengan cara menarik kepala ular yang panjangnya lebih kurang 4 meter tersebut.

Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNjogja.com | Wisang Seto
Dua warga yang diserang dan sempat dililit ular piton itu anak dan ibu, Sarijem dan Tri Dwianto. 

Rumah dengan halaman yang luas dan dipenuhi banyak tanaman dan pohon rentan dimasuki ular.

Sebenarnya, adanya ular di sekitar rumah menunjukkan bahwa ekosistem di sana itu baik dan sehat.

Namun, tetap saja keberadaan ular membuat kita takut karena beberapa jenis ular memang berbahaya.

Nah, seandainya ular masuk ke dalam rumah kita, apa yang mestinya kita lakukan?

Tidak Perlu Menaburkan Garam

Ada yang mengatakan bahwa untuk mengusir ular hanya perlu menaburkan garam di dekatnya.

Apakah ini fakta atau mitos belaka?

Kenyataannya, ini adalah mitos, teman-teman.

Tidak perlu menaburkan garam untuk mengusir ular.

Karena ini ular tidak takut dengan garam.

Menaburkan garam hanya ampuh untuk mengusir hewan-hewan yang berlendir seperti bekicot atau lintah.

Menyemprotkan Parfum

Ular tidak suka dengan aroma wangi yang terlalu menyengat. Dia pasti selalu berusaha menjauhi wilayah yang mempunyai aroma wangi.

Oleh sebab itu, teman-teman dapat mengusir ular dengan pelan menggunakan parfum. Semprotkanlah parfum di sekitar ular agar ia pergi.

Gunakan Sapu Ijuk

Cara lain untuk mengusir ular adalah dengan menggunakan sapu ijuk. Kenapa harus sapu ijuk, ya?

Jika kita mengusir ular dengan tongkat biasa, yang ada ular akan melawan.

Nah, jika kita mengusirnya dengan sapu ijuk, ular akan segera menyingkir.

Ini karena kulit ular sangat sensitif terhadap benda yang permukaannya kasar seperti sapu ijuk. (*)

(TribunJogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved