Menteri Luhut Diminta Cium Kaki Fahri Hamzah, Sudjiwo Tedjo Singgung Janji Jalan Kaki Amien Rais

Sudjiwo Tedjo turut mengomentari usulan Menko Luhut mencium kaki Fahri Hamzah setelah proyek LRT di Jakarta dikritik Wapres JK karena berbiaya mahal.

Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Erik Sinaga
www.adhi.co.id
Ilustrasi. 

Berikutnya Sudjiwo Tedjo memberikan cuitan terbaru yang membahas soal skeptisisme dan meminta kedua kubu di Pilpres 2019 tak fanatik buta terhadap calonnya.

"Yg skeptis pada klaim bahwa habib2 mendukung kubu X, sebaiknya juga skeptis pada klaim bahwa alumni UI mendukung kubu Y.

Skeptis terhadap apa pun sangat dianjurkan dan menjadi dasar jurnalistik yg sehat. Sinis terhadap apa pun, nah itu yg gak dianjurkan.

Mari tak membabi buta," tulis Sudjiwo Tedjo.

Omongan Fahri Hamzah menyoal tingginya tiang LRT ia sampaikan di DPR RI,Senin (25/6/2018).

Selain memakan biaya, menurut dia pemasang tia‎ng untuk LRT juga membahayakan dan menurut analisis yang didengarnya tidak diperlukan.

Kritikan Fahri Hamzah tersebut direspons Menko Luhut berikutnya.

Menko Luhut memintanya agar menghitung dan memberikan anggaran pas untuk proyek ini.

"Suruh dia hitung, bawa sini, saya cium kakinya kalau saya salah," tegas Luhut di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).

Menurut penjelasan Luhut, tinggi tiang LRT untuk jalur layang sudah sesuai dan berdasarkan perhitungan yang panjang.

Luhut menjelaskan model LRT yang digunakan di Indonesia sesuai standar Internasional dengan mengikuti model LRT yang diterapkan di Perancis.

"Kami tuh pakai anak muda yang hitung semua, kita pakai standar dari Perancis, jadinya model ini kita beli. Model yang dari Perancis yang bisa kita jual ke orang lain," tutur Luhut.

Kritik Wapres JK

Sebelum #1km500 miliar menjadi trending topic di Twitter, Wapres JK menilai proyek LRT kurang efisien, berbiaya mahal dan letaknya bersebelahan dengan jalan bebas hambatan.

Dilansir Kompas.com dalam artikel Wapres Kalla Kritik Pembangunan LRT Jabodebek Kurang Efisien, Wapres JK mengkritik tiang LRT yang menjulang tinggi ke arah Bogor.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved