Depok Masih Rawan Kejahatan Jalanan di Malam Hari, Begini Penjelasan Kapolresta

Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto tak menampik tingginya kejahatan jalanan, yakni pencurian disertai kekerasan (curas) dan curat

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (16/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto tak menampik tingginya kejahatan jalanan, yakni pencurian disertai kekerasan (curas) dan pencurian disertai pemberatan (curat) di wilayah Kota Depok.

Dia mencontohkan kasus curas di Jalan RTM Kelurahan Tugu pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 01.00 WIB dan Jalan H. Kantong dekat Pintu Tol Cisalak I Kelurahan Curug pada Sabtu (5/1/2019) sekira pukul 02.30 WIB.

"Ya, ada beberapa kejadian kemarin, kasus curas. Curas itu yang di RTM itu, kemudian yang di Cisalak juga. Intinya, kejadian-kejadian ada tapi sudah terungkap," kata Didik Sugiarto di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (16/1/2019).

Pelaku curas di Jalan RTM yang melukai tiga korban dan merampas handphone diringkus Unit Reskrim Polsek Pasar Rebo berkat hasil koordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Cimanggis.

Sementara KR (14), K (16), dan GS (16) yang jadi tersangka karena merampas dan mengancam G (12) di Jalan H. Kantong diringkus Unit Reskrim Polsek Cimanggis.

Perihal waktu, Didik menuturkan kejahatan jalanan di Depok acapkali terjadi selepas pukul 22.00 WIB saat kebanyakan warga hendak beristirahat.

Kejadiannya, lanjut Didik Sugiarto banyak terjadi di tempat-tempat terbuka seperti jalan umum, khususnya yang minim Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Kejadiannya terutama larut malam, di atas jam sepuluh malam. Titik rawannya tentunya di tempat-tempat yang terbuka, karena mereka (pelaku) kebanyakan melakukan aksinya malam," ujarnya.

Didik Sugiarto menyebut telah meingintruksikan jajarannya agar meningkatkan patroli guna mengantisipasi bertambahnya jumlah kejahatan jalanan dan korban luka atau bahkan jiwa.

Dia juga meminta masyarakat agar lebih berhati-hati saat keluar di malam hari, terlebih jika membawa barang-barang berharga yang mengundang niat jahat pelaku.

"Kita akan perbanyak melakukan patroli-patroli pada titik-titik yang rawan kejahatan. Jadi kita prioritaskan patroli. Kita juga imbau masyarakat agar lebih berhati-hati," tuturnya.

Sebelumnya, saat jumpa pers Kaleidoskop tahun 2018 di Mapolresta Depok, Didik tak membeberkan berapa jumlah kasus kejahatan yang belum berhasil diungkap.

Dia hanya mengatakan bakal memberikan data tersebut kepada wartawan, serta menyebut pencurian dengan curat, curas, dan pencurian sepeda motor marak terjadi.

"Nanti, nanti datanya ada ya, disampaikan. Yang jelas perkara yang menonjol itu curas, curat, curanmor. Ini kejahatan yang paling banyak terjadi," ucap Didik, Sabtu (29/12/2018).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved