Kabar Artis

Posting Foto Makanan, Ifan Seventeen: Aku Pesan yang Biasa Kita Makan

Seusai ditinggal hampir empat pekan oleh mendiang istrinya, Dylan Sahara, Ifan Seventeen masih berjuang mengatasi kesedihan

Posting Foto Makanan, Ifan Seventeen: Aku Pesan yang Biasa Kita Makan
Instagram @dylan_sahara
Ifan Seventeen dan Dylan Sahara 

Mencoba ikhlas, kerap hindari keramaian

Pemilik nama asli Riefan Fajarsyah ini sempat menyatakan ingin menenangkan diri dan mencoba ikhlas atas kepergian Dylan Sahara.

"Aku sadar ternyata proses traumanya ternyata semakin memberatkan semakin ke sini," tegas Ifan Seventeen.

"Aku coba untuk menyembuhkan diri aku sendiri tetapi Insya Allah mampu menghadapi yang lain," lanjutnya.

 Ifan Seventeen Masih Terbayang Sang Istri, Pernah Ketahuan Peluk Baju Dylan Sahara

 Roger Danuarta dan Ifan Seventeen Ikut Ngaji Bareng Arie Untung, Senyum Keduanya Diperbincangkan

 Kisah Kiki The Potters Saat Minta Foto Bersama, Ternyata Begini Sosok Ifan Seventeen Sebenarnya

Bahkan, Ifan Seventeen mengaku ia kerap kali menghindari keramaian setelah peristiwa tsunami tersebut.

Dylan Sahara dan Ifan Seventeen
Dylan Sahara dan Ifan Seventeen (Instagram @ifanseventeen)

"Menghindari keramaian dan lebih ke beribadah, banyak-banyak dzikir dan ngaji kalau aku sih karena aku pernah di posisi dimana tak ada manusia satupun yang bisa menolong kecuali Allah," tegas Ifan Seventeen.

Untuk itu, menurut Ifan Seventeen saat ini langkah yang paling tepat untuk menyembuhkan traumanya dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Album kenangan

Sementara itu, Dila, putri kelima Kiai Hasan memberi kesaksian tentang sosok Dylan Sahara.

Dila adalah teman dekat Dylan Sahara sewaktu keduanya bersekolah di SMP Negeri 1 Ponorogo.

Kala itu, Ifan Seventeen sempat mengunjungi Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur.

Silaturahmi ini membuka hal yang tak Ifan Seventen sangka-sangka dari istrinya.

Berkat Dila juga ia bisa menyaksikan momen-momen Dylan Sahara selama sekolah.

Dilansir gontor.ac.id, Dila sempat menunjukkan album foto bersama Dylan Sahara semasa sekolah dulu kepada Ifan Seventeen dan keluarga.

Mata Ifan Seventeen berkaca-kaca dan senyumnya mengembang melihat foto sang istri.

 Sekilas Perjalanan Karier Vanessa Angel, Berawal Model Majalah hingga Terjun di Tarik Suara

 Pernah Terlibat Kasus Prostitusi Online, Robby Abbas Berikan Nasihat Untuk Vanessa Angel

 Terungkap Fakta Baru Prostitusi Artis, Vanessa Angel Sudah Sering Terima Transferan dari Muncikari

Ia memandangi isi album lalu mendokumentasikan kenangan tersebut dengan mengambil gambar beberapa foto menggunakan ponselnya.

“Dylan dulu pernah cerita juga kalau punya teman namanya Dila, jadi hampir mirip, Dylan dan Dila,” ungkap Ifan Seventeen.

Salah satu sifat yang Dila kenang dari Dylan Sahara adalah cerewetnya.

Rupanya ini juga yang membekas dalam ingatan Ifan Seventeen sehingga ia tak segan mengkonfirmasinya kepada Dila.

“Dylan anaknya cerewet kan mbak?” tanya Ifan Seventeen bercanda.

“Hehe, iya,” balas Dila.

Tak kesampaian masuk Gontor

Kedatangan Ifan Seventeen tak sekadar silaturahmi, tapi juga membangkitkan cita-citanya dulu yang terpendam dan tak sampai kesampaian.

Apa itu? Ivan Seventeen rupanya punya cita-cita menjadi santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.

"Sebenarnya saya dari dulu mau masuk Gontor, cita-citanya. Cuma tidak kesampaian. Akhirnya Allah ngasih jalannya lain," ungkap Ifan Seventeen dilansir dari Net 13, Selasa (8/1/2019).

Ifan Seventeen sempat disinggung soal kariernya di musik.

"Wallahu 'alam," ungkap Ifan Seventeen sambil tertawa.

Ia begitu lepas dan tanpa beban soal kelanjutannya bermusik.

Soal cita-citanya ini Ifan Seventeen ceritakan kepada Kiai Hasan dan Kiai Syamsul Hadi.

Kiai Hasan berpesan kepada Ifan Seventeen dan keluarga untuk banyak bersabar, bertawakal, ikhlas dan rida atas semua ketentutan Allah SWT.

Ifan Seventeen diminta dapat mengambil hikmah dan pelajaran peristiwa tsunami yang menimpanya.

Kiai Hasan menghadiahkan sebuah buku karyanya, ‘Allamatni-l-hayat Jilid 1 kepada Ifan Seventeen, lengkap dengan Warta Dunia Pondok Modern Darussalam Gontor beserta kaset Panggung Gembira. 

Kurang lebih satu setengah jam rombongan Ifan Seventeen bertemu pimpinan pondok.

Setelah itu mereka pamit pulang.  (TribunJakarta Erlina Fury Santika, Kurniawati Hasjanah/Kompas.com)

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved