Persija Jakarta

Bruno Matos Dibayangi 'Kutukan' Nomor Punggung 10 di Persija Jakarta

Bruno Matos mewarisi penginggalan Rudi Widodo yang musim lalu mengenakan nomor tersebut.

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Pemain baru Persija Jakarta, Bruno Oliviera de Matos saat diperkenalkan menjadi pemain baru di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pilar asing baru Persija Jakarta, Bruno Matos dalam bayang-bayang kutukan nomor punggung 10.

Bruno Matos diresmikan sebagai senjata baru tim berjulukan Macan Kemayoran pada Sabtu (5/1/2019).

Sebelum gabung ke Persija, Bruno Matos merupakan gelandang serang kontestan Liga Super Malaysia, PKNS FC.

Kini playmaker 28 tahun itu memilih menggunakan nomor punggung 10 bersama Persija Jakarta.

Bruno Matos mewarisi penginggalan Rudi Widodo yang musim lalu mengenakan nomor tersebut.

Di Persija, nomor 10 penuh momok. Tercatat, tujuh tahun belakangan penghuni nomor 10 tak pernah moncer.

Dalam artian, pengguna nomor keramat itu gagal membuat setidaknya dua digit gol untuk tim kebanggaan The Jak Mania.

Terakhir pada gelaran ISL 2011 dimana kala itu Greg Nwokolo sukses menceploskan 13 gol.

Musim setelahnya hingga Liga 1 2018, belum ada penghuni nomor 10 Persija yang berhasil.

Pada ISL 2012, nomor 10 dipakai peman yang berposisikan playmaker, Robertino Pugliara.

Dari 29 penampilan bersama Persija, Robertino hanya mampu menciptakan tiga gol.

Dinilai kontibutif, kontrak Pugliara diperpanjang. Pada 2013 nomor 10 masih miliknya.

Lagi-lagi gelandang asal Argentina itu hanya mampu membuat enam gol dari 30 partai.

Berlanjut ke ISL 2014, giliran mantan striker timnas Kroasia, Ivan Bosnjak yang dipercaya.

Bosnjak mewarisi peninggalan nomor 10 dari Pugliara. Ia digadang-gadang menjadi mesin gol.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved