Ahok Bebas

Unggahan Pertama Ahok Bebas dari Masa Penahanan: Merdeka!

Basuki Tjahaja Purnama semringah menjalani proses pembebasannya. Di hari Ahok bebas, ia menggunakan kemeja biru motif kotak-kotak dan bercelana jin

Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Rr Dewi Kartika H
Instagram @basukibtp
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengurus proses pembebasannya pada Kamis (24/1/2019). 

Enam orang tersebut berasal dari Depok, Jakarta Utara, dan Tangerang.

Salah satu pendukung, Yudho (50) mengatakan kedatangannya bersama teman-teman untuk menyambut kebebasan Ahok.

"Kami hanya ingin memberi sentuhan ke masyarakat kalau Ahokers ini masih ada dan kami ingin menyambut kebebasan beliau," ujar Yudho di depan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (23/1/2019).

Ia mengatakan bahwa Ahokers akan bertambah.

 Resmi Bercerai dengan Gisella Anastasia, Gading Marten: Jawaban Terbaik dari yang Terburuk

 Kuasa Hukum Kriss Hatta Sebut Hilda Berhati Busuk, Angela Lee: Apa Pantas Pengacara Komentar Begitu?

"Iya akan bertambah, tetapi memang enggak banyak palingan cuma 20 orang nanti yang datang," ujarnya.

Yudho juga berjanji bahwa nanti kedatangannya dan para pendukung yang lain tidak akan mengganggu aparat keaman yang berjaga.

"Kedatangan kami tidak akan mengganggu masyarakat dan lalu lintas, kan, Pak Ahok juga sudah berpesan ke kami," ucapnya. 

Ahok di balik Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat
Ahok di balik Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat (Tribun Timur)

Ahokers bersikukuh dan berencana menginap demi menyambut Ahok keluar dari Rutan Mako Brimob.

"Rencananya, nanti, kita pada nginep ini," ujar Ustaz Wibowo (50), Ahokers asal Depok, kepada Warta Kota.

Ustaz Wibowo bersama empat orang rekannya, tampak hadir dan berkumpul di depan GPIB Gideon, tepat di samping Mako Brimob.

Mereka masih menunggu rekan lainnya.

 Ammar Zoni Bakal Nikahi Iris Bella 20 April 2019: I Am the Winner

 YouTuber Ria Ricis Komentari Trailer Film Dilan 1991 yang Trending Nomor 1 di YouTube

Ustaz Wibowo memahami pesan Ahok agar pendukungnya tidak datang menjemput. Namun, dia berjanji tidak mengganggu ketertiban.

"Ya, itu kan kalau kita jemput mengakibatkan kemacetan, mengakibatkan keributan. Kita kan enggak melakukan itu. Kita enggak orasi, enggak apa. Kita cuma ngobrol-ngobrol aja," bilang Wibowo saat disinggung pesan Ahok untuk tidak dijemput.

"Kita cuma pake karpet aja. Nanti kita lihat mana toko yang kosong. Kita udah komitmen di grup (WA) juga. Kita enggak akan membuat macet, enggak akan buat keributan. Hanya menunjukkan kita ada. Kita enggak orasi," tuturnya. 

Ucapkan ini ketika bebas

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved