Ajak Konsumen Budayakan Malas Mencuci, Edi Raup Untung Belasan Juta Rupiah Tiap Bulan

Seorang pengusaha harus memiliki kreativitas yang mumpuni untuk menarik perhatian konsumen.

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Potret depan kios laundry milik Edi (47) dengab tagline kreatif yang dipajang didepan kiosnya, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Seorang pengusaha harus memiliki kreativitas yang mumpuni untuk menarik perhatian konsumen.

Hal itulah yang dilakukan Edi (47) pengusaha laundry pakaian di Jalan Pademangan VIII Raya, Pademangan Timur Jakarta Utara.

Ia membuat tagline kreatif yang dipajang di depan kios laundry miliknya.

Dengan baground warna ungu dan tulisan berwarna kuning ia menulis ajakan yang menggelitik siapapun yang membacanya.

"Budayakan Malas Mencuci, Mencuci Adalah Tugas Kami," begitulah bunyi dari tagline tersebut.

Edi (47) pemilik Den's Laundry yang terletak di Jalan Pademagan VIII Raya, Pademabgan Timur, Jakarta Utara, Senin (28/1/2019).
Edi (47) pemilik Den's Laundry yang terletak di Jalan Pademagan VIII Raya, Pademabgan Timur, Jakarta Utara, Senin (28/1/2019). (TribunJakarta.com/Afriyani Garnis)

Tagline yang berhasil menarik perhatian komsumennya tersebut berhasil menambah pundi-pundi uang Edi hampir 30% dari sebelumnya.

Disebutkannya tagline tersebut baru setahun digunakan setelah lima tahun dirinya menjadi pengusaha.

Ia pun menceritakan darimana ide tagline tersebut berasal.

Saat sedang duduk di depan kiosnya, ia melihat tetangganya sedang mencuci pakaian.

Seketika muncul ide mengenai kata-kata dalam tagline tersebut.

"Namanya kita jasa laundry kan jasa cuci, makanya kalau mereka pada rajin nyuci ngak bakal ke kita. Saya ngeliat ibu-ibu pada nyuci di depan kios, tiba-tiba muncul kata-kata itu," ujar Edi saat ditemui di kiosnya, Senin (28/1/2019).

Dirinya pun membeberkan penghasilannya yang mencapai 25 juta per bulan dari jasa mencuci pakaian.

"Penghasilan kalau dihitung ya sampai 25 juta perbulan kotornya, bersihnya bisa sampai 40 persen dari itu," beber Edi.

Diceritakan Edi, sudah banyak kamera yang memotret tagline yang dibuatnya itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved