Breaking News:

Pemkot Depok Klaim Dapat Tangani Seluruh Pasien Penderita DBD

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan Pemkot Depok melalui RSUD Depok sampai sekarang masih dapat menangani penderita DBD yangharus dirawat

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna di Balaikota Depok, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Depok sebanyak 319 orang atau jadi yang tertinggi di Provinsi Jabar.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan Pemkot Depok melalui RSUD Depok sampai sekarang masih dapat menangani penderita DBD yang harus dirawat.

"Laporan dari teman-teman di lapangan masih tertangani. Saya berterima kasih kepada Rumah Sakit lain, tapi dari kami, rumah sakit pemerintah (RSUD Depok) sampai hari ini masih tertangani," kata Pradi di Balaikota Depok, Kamis (30/1/2019).

Dari ratusan penderita DBD yang dirawat inap di RSUD Depok sejak awal Januari 2019 lalu, ada sejumlah warga yang diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

Perihal penanganan, warga Kecamatan Beji itu kembali menyatakan RSUD Depok masih dapat menampung warga Depok yang jadi penderita DBD.

"Ada yang memang dirawat dan ada yang dirawat jalan. Yang pasti secara maksimal kami tangani, terutama di RSUD Depok yang jadi rujukan," ujarnya.

Dia meminta masyarakat lebih waspada keberadaan nyamuk Aedes Aegypti yang gigitannya juga mampu memicu Cikungunya.

Pradi mencontohkan belakang kulkas, dispenser, tempat baju kotor, dan kaleng-kaleng bekas yang berpotensi jadi tempat nyamuk Aedes Aegypti berkembangbiak.

"Nyamuk bukan hanya ada di luar rumah, tapi di dalam rumah dan sering enggak kita sadari. Contohnya di belakang kulkas, dispenser, tempat baju kotor, kaleng-kaleng," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved