Anggota DPR RI Dikritik Tak Bersuara Lantang Soal Nasib ABK WNI yang Terlantar di India

"Sayangnya, para petahana DPR RI dari dapil ini kurang lantang dan nyaring bersuara,” kata Patra.

Anggota DPR RI Dikritik Tak Bersuara Lantang Soal Nasib ABK WNI yang Terlantar di India
TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Patra M Zen, mantan Ketua Badan Pengurus YLBHI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Patra M Zen mengaku prihatin dengan kasus delapan anak buah kapal (ABK) Miss Gaunt yang terpaksa ditahan di dalam kapal di perairan Ghogha, India.

Menurutnya, mereka kurang diperhatikan pemerintah dan DPR RI.

Miss Gaunt merupakan kapal yang dimiliki Nordav BV, perusahaan yang dinyatakan pailit dan mempunyai utang kepada perusahaan India.

Pada 20 September 2018 lalu, putusan Pengadilan Tinggi Gujarat India, memerintahkan untuk menahan kapal, termasuk delapan ABK WNI.

Mereka masih tinggal di dalam kapal dengan kondisi yang memprihatinkan.

Patra mengatakan, ABK dan Buruh Migran merupakan konstituen anggota DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta 2.

"Sayangnya, para petahana DPR RI dari dapil ini kurang lantang dan nyaring bersuara,” kata Patra dalam keterangan yang diterima, Jumat (1/2/2019).

Patra merasa memiliki kewajiban moral untuk ikut memperjuangkan pembebasan para ABK.

MUI Jabar Berikan Sertifikat Halal ke 350 Pelaku Industri Kecil dan Menegah

Dirinya mengaku sudah bertemu dengan Selvy, istri Andy Ferry Jaya, seorang WNI ABK Miss Gaunt yang menceritakan nasib suaminya terkatung-katung di dalam kapal.

Kepada Patra, ia meminta pemerintah segera mengupayakan langkah pembebasan terhadap suaminya.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved