Angka Penderita DBD Meningkat, Anies Baswedan Sebut RS di Jakarta Siap Melayani
Jumlah penderita akibat serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) semakin meningkat di sejumlah wilayah Jabodetabek.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Di awal tahun 2019, jumlah penderita akibat serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) semakin meningkat di sejumlah wilayah Jabodetabek.
Seperti di Kota Tangerang Selatan, akibat banyaknya warga yang terserang penyakit DBD, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel pun sampai kebanjiran pasien.
Akibat ruang perawatan yang tak mencukupi, sejumlah pasien bahkan harus mendapatkan perawatan di selasar rumah sakit.
Menanggapi maraknya kasus penderita DBD di sejumlah wilayah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan bahwa seluruh Rumah Sakit di Jakarta siap melayani seluruh penderita DBD.
"Sejauh ini kami semuanya siap, jumlah tenaga medis siap, ruang perawatan siap, RS di jakarta dalam kondisi siap untuk menangani kasus DBD," tegas Anies di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019).
Anies pun tak menepis angka penderita DBD meningkat di Jakarta.
Namun ia menuturkan sejauh ini semuanya masih bisa terkendali.
"Semuanya terjendali, memang secara jumlah meningkat, tapi kapasitas yang kami miliki seperti ruang perawatan, petugas medis, semuanya tinggi," ujar Anies.
• VIDEO Tiga Kader Jumantik Dianiaya, Anies Baswedan: Pelaku Tidak Akan Dibiarkan
• Berniat Baik Berujung Dianiaya, Nasib 3 Kader Jumantik di Lenteng Agung Dapat Perhatian Anies
Anies pun menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menyambut baik kehadiran para petugas juru pemantau jentik di setiap wilayah.
"Saya imbau agar kehadiran para petugas disambut baik, karena kehadiran mereka penting," kata Anies.