Melihat Waduk Kecil Berbentuk Lambang Cinta di Jagakarsa

Embung tersebut memiliki lahan seluas 6.000  meter serta daya tampung 16.000 meter kubik dengan kedalaman waduk sekira 4 meter.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Embung Cinta Aselih yang telah selesai dibangun pada Minggu (10/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Waduk kecil atau embung yang berada di Jalan Aselih, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan memiliki bentuk yang unik.

Waduk itu berbentuk seperti lambang cinta.

Tak pelak, nama waduk kecil itu diberi nama Embung Cinta Aselih.

Cikal bakal asal dari nama embung tersebut berasal dari percakapan antara Kasatpel Sumber Daya Air Jagakarsa, Erna bersama Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Holi Susanto.

"Waktu itu percakapan baiknya namanya apa bersama pak Kasudin juga. Karena saat itu bentuk embung terlihat seperti hati dan berada di Jalan Aselih. Makanya kita beri nama Embung Cinta Aselih," beber Erna kepada TribunJakarta.com pada Minggu (10/2/2019) di lokasi embung tersebut.

Embung ini bertujuan untuk meredam banjir yang acapkali melanda di sekitar permukiman di wilayah Cipedak.

"Awalnya karena sering banjir di sekitar embung itu. Dulu embungnya kecil enggak sebesar ini," paparnya.

Selain sebagai peredam banjir, Embung Cinta Aselih akan digunakan sebagai spot wisata para pengunjung.

Namun, fasilitas pendukung untuk tempat wisata di sekitar embung masih minim.

Seperti belum adanya tempat untuk selfie, tempat duduk hingga jalan menuju wisata yang belum dibenahi.

Untuk pengawasan kawasan embung ini, lanjut Erna, pihaknya menurunkan sejumlah personil untuk mengamankan kawasan.

Sederet Rahasia Mie Instan Warung Lebih Enak Dibanding Buatan Sendiri

Dirjen Perhubungan Udara Cek Keselamatan Penerbangan Sambil Sapa Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

"Di sini kan biasanya kawasan, jadi harus ada yang mengatur dan mengelola. Tapi kita belum siap dari situ. Jadi untuk yang menjaga dan membersihkan saya turunkan anggota satgas dari kecamatan," ujarnya.

Embung tersebut memiliki lahan seluas 6.000  meter serta daya tampung 16.000 meter kubik dengan kedalaman waduk sekira 4 meter.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved