Ledakan Saat Debat Capres

BREAKING NEWS: Suara Ledakan Terdengar di Sekitar GBK Saat Debat Capres Baru Digelar

Menurut pantauan TribunJakarta.com di lokasi, ledakan tersebut terdengar cukup keras dan bergetar.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erlina Fury Santika
ISTIMEWA/Shutterstock
lustrasi ledakan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Suara ledakan yang cukup kencang terdengar di sekitar Gelora Bung Karno ( GBK) ketika acara nonton bareng debat capres putaran ke dua baru saja dimulai.

Ledakan tersebut cukup menghebohkan. Para relawan Jokowi-Maruf Amin yang baru saja mulai menonton acara debat, panik dan ketakutan. Sebagian di antaranya pun berlarian.

Tak sedikit relawan yang menduga ledakan tersebut adalah bom. Namun, hingga kini TribunJakarta belum mendapat keterangan lebih lanjut mengenai sumber ledakan tersebut.

"Tolong, tolong. Bom bukan? Allahuakbar," ujar para relawan di lokasi Minggu (17/2/2019).

Menurut pantauan TribunJakarta.com di lokasi, ledakan tersebut terdengar cukup keras. Bahkan, saking kerasnya kawasan Parkir Timur Senayan pun yang menjadi titik lokasi nobar relawan Jokowi-Maruf Amin terasa bergetar.

Saat ini, TribunJakarta masih menelusuri sumber ledakan tersebut.

Beberapa peserta nobar yang mendengar suara ledakan di kawasan GBK saat debat capres berlangsung, Minggu (17/2/2019).
Beberapa peserta nobar yang mendengar suara ledakan di kawasan GBK saat debat capres berlangsung, Minggu (17/2/2019). (ISTIMEWA)

Prabowo Rileks

Debat Capres kedua digelar malam ini, Minggu (17/2/2019) di Hotel Sultan, Jakarta.

Tema yang akan diangkat yaitu mengenai energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Pada Debat Capres 2019 kedua, kedua calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subiato akan bertemu tanpa didampingi calon wakil presiden.

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, tak hadir dalam Debat Capres kedua kali ini.

Rencananya Sandiaga Uno akan bertemu dan melakukan nonton bareng bersama masyarakat di Jawa Barat.

Sebelum berangkat menuju Hotel Sultan, Sandiaga Uno mengaku menyampaikan data-data yang telah ia kumpulkan.

Sandiaga Uno menyebut lebih dari 50 persen masyarakat yang ia temui mengaku ingin debat kali ini membahas secara mendalam masalah pangan.

"Yang dirasakan masyarakat adalah harga pangan yang bergejolak, tidak stabil dan membebani masyarakat," ungkap Sandiaga Uno kepada Kompas TV.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved