Sebut Achmad Zaky Salah, Gibran: Saya Cuma Bilang Bukalapak Udah Ngasih Makan ke Banyak Orang

Komentari warganet yang mengaku telah uninstall Bukalapak, Gibran Rakabuming sebut Achmad Zaky memang salah.

Sebut Achmad Zaky Salah, Gibran: Saya Cuma Bilang Bukalapak Udah Ngasih Makan ke Banyak Orang
Gibran dan Kaesang mengunjungi kantor Tribun Medan (Tribun Medan) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Soal aksi boikot Bukalapak yang ditandai dengan tagar #uninstallbukalapak lantaran cuitan Achmad Zaky, Gibran Rakabuming memberikan tanggapannya.

Gerakan uninstall Bukalapak bermula ketika CEO Bukalapak, Achmad Zaky menuliskan cuitannya soal 'presiden baru'.

Dalam cuitannya itu, Achmad Zaky menyebutkan harapannya untuk sosok presiden baru yang bisa membuat Indonesia melaju naik dari segi anggaran R&D.

Melansir dari Tribunnews.com, , dalam cuitannya, Zaky mengungkap soal anggaran R&D yang sangat minim tahun 2016 yang hanya US$ 2 miliar. Atau tertinggal jauh dari negara lain yang sudah menyediakan anggaran R&D.

Di akhir tweet Zaki menyebutkan soal presiden baru. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis Zaky dalam akunnya.

Cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky di Twitter yang dipersoalkan netizen pendukung Jokowi.

Presiden Minta Uninstall Bukalapak Dihentikan, Tagar #JokowiOrangnyaBaik Jadi Trending di Twitter

19 Jam Diunggah Lagu Terbaru Gen Halilintar Trending di YouTube, Cara Menyanyinya Disoroti Baim Wong

Soimah Ngakak Saat Jokowi Contohkan Panggil Iriana Bila Tinggal di Istana, Ibunda Kaesang Menoleh

Ramzi Berseloroh Minta Jokowi Antar Pulang ke Jakarta, Soimah Tertawa Ngakak, Iriana Sampai Bereaksi

Bahkan Zaky menyebut bahwa industri 4.0 itu omong kosong. "Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (merujuk hanya US$ 2 miliar)," tulisnya.

CEO Bukalapak Ahmad Zaky telah menghapus cuitan soal industri 4.0 yang menghebohkan para pendukung Jokowi.
CEO Bukalapak Ahmad Zaky telah menghapus cuitan soal industri 4.0 yang menghebohkan para pendukung Jokowi. (Tangkapan layar Twitter Achmad Zaky @achmadzaky)

Mengetahui cuitannya itu ramai diperbincangkan, Achmad Zaky pun meminta maaf.

Melalui laman Twitternya, Achmad Zaky pun meminta maaf kepada pendukung Jokowi.

Pasalnya, tagar #uninstallbukalapak ramai dicuitkan Warganet.

Melalui cuitannya itu pula, Achmad Zaky meminta maaf atas kata-kata yang sebelumnya telah ia cuitkan.

"Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yg kurang sesuai kata2 saya jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama2 orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya," tulis Achmad Zaky.

Aksi tagar #uninstallbukalapak ini ternyata juga ramai diperbincangkan warga net dengan mencuitkannya ke akun Twitter anak Jokowi setelah sebelumnya Gibran Rakabuming mengambil sikap untuk membela Bukalapak.

Satu diantara cuitan warga net terkait #uninstallbukalapak itu dibalas oleh Gibran Rakabuming.

Dalam cuitan tersebut, warga net tersebut mengaku telah memaafkan Achmad Zaky sesuai dengan himbauan dari Gibran Rakabuming sebelumnya.

Soimah Mengadu Ketika Namanya Tak Disebut Sebagai Juri LIDA, Ramzi Sampai Ditegur Iriana Jokowi

Jokowi Bertemu CEO Bukalapak di Istana, Fahri Hamzah: Petahana Pelan-pelan Masuk Jurang dan Kalah

Soimah Mengadu Ketika Namanya Tak Disebut Sebagai Juri LIDA, Ramzi Sampai Ditegur Iriana Jokowi

Sekilas Sosok Dokter Terawan yang Diutus Presiden Jokowi untuk Pantau Kondisi Ani Yudhoyono

Meski telah memaafkan, warga net itu mengaku telah menguninstall aplikasi Bukalapak di ponselnya.

"Saya sudah memaafkan dan menguninstall nya mas terimakasih atas pencerahan nya," tulis akun @AyuMartha89.

Gibran Rakabuming lantas menanggapinya dengan mempersilahkannya jika ingi menguninstall aplikasi Bukalapak.

Anak Jokowi itu juga mengakui kesalahan bos Bukalapak, Achmad Zaky.

Follow Juga:

Meski demikian, Gibran Rakabuming mengingatkan apabila Bukalapak telah memberikan makan untuk banyak orang.

"Ya monggo. Mas @achmadzaky memang salah kok. Saya cuma bilang kalo @bukalapak ini udah ngasih makan ke byk org," tulis @Chilli_Pari dilansir TribunJakarta.com pada Sabtu (16/2/2019).

Gibran Rakabuming dan Kaesang Bela Bukalapak

Mengetahui tagar #uninstallbukalapak yang ramai diperbincangkan serta permintaan maaf sang CEO Bukalapak, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep pun turut mengomentari hal tersebut.

Menurut Gibran Rakabuming, tagar #uninstallbukalapak itu adalah hal yang berlebihan bahkan terkesan norak.

Sebab menurutnya, khalayak seharusnya tidak berbuat demikian yakni mem-bully salah satu platform ternama negeri ini.

Melalui cuitan tersebut, Gibran Rakabuming pun menjelaskan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya Bukalapak.

Dengan aplikasi tersebut, brand yang dijualnya pun bisa dipasarkan dengan baik.

"Saya pikir #unistallbukalapak itu tll berlebihan (dan norak). Pelaku umkm seperti saya sangat terbantu dgn adanya @bukalapak. Brand jas hujan saya gak akan bisa seperti skrg kl gak dibantu mas @achmadzaky," tulis Gibran Rakabuming.

Lebih lanjut, Gibran Rakabuming juga menyebut bahwa Bukalapak adalah salah satu platform kebanggaan Indonesia.

Selain itu, melalui platform Bukalapak, banyak orang yang terbantu sebab pekerjaan yang mereka berikan.

Karenanya, melalui cuitan tersebut, Gibran Rakabuming mengajak khalayak untuk memaafkan kekhilafan yang dilakukan oleh sang CEO Bukalapak tersebut.

"Tau gak @bukalapak itu unicorn kebanggaan Indonesia? Tau gak @bukalapak itu ngasih makan banyak orang? Ayo kalian belajar untuk memaafkan," tulis Gibran Rakabuming.

Setali tiga uang dengan sang kakak, Kaesang Pangarep putra bungsu Jokowi juga menuai hal yang sama.

Kaesang Pangarep mengaku akan selalu mendukung karya atau platform buatan anak bangsa, termasuk Bukalapak.

Ramalan Zodiak Besok, Minggu 17 Februari 2019, Aries Bernostalgia, Cancer Penuh Antusiasme

Link Live Streaming dan Sinopsis Sinetron Cinta yang Hilang Sabtu 16 Februari 2019

Ketika Soimah Melotot Goda Iriana, Jan Ethes Cucu Jokowi Tunjukkan Sikap Ini

NIK KTP Tertukar dengan Anggota Keluarga Lain Saat Registrasi PPPK (P3K) 2019? Berikut Saran BKN

Karena berkat platform Bukalapak pula, ia dan publik bisa merasakan kemudahan belanja online.

"SELALU MENDUKUNG APLIKASI KARYA ANAK BANGSA SEPERTI BUKALAPAK, TOKOPEDIA, TRAVELOKA, GOJEK," tulis Kaesang Pangarep.

Aksi pembelaan yang dituai kedua putra presiden Jokowi itu pun akhirnya memicu reaksi dari Warganet.

Termasuk reaksi negatif atas aksi pembelaan terhadap CEO Bukalapak tersebut.

Karenanya, seolah ingin menjelaskan kembali maksudnya, Gibran Rakabuming pun meminta kepada khalayak agar tidak menyangkutpautkan pendapatnya dengan kedudukannya sebagai putra presiden.

Gibran Rakabuming mengaku dirinya membela Bukalapak memang karena platform tersebut telah banyak membantu pelaku umkm termasuk dirinya.

Jokowi Tidak Marah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaklumi kekhilafan CEO Bukalapak Achmad Zaky soal kritik rendahnya anggaran R&D yang diselipkan dengan kata harapan presiden baru.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki yang turut mendampingi Jokowi menerima Zaky di Istana Merdeka menyampaikan bahwa Presiden melihat Zaky adalah orang yang baik dan twit tersebut hanya kekhilafan saja.

"Beliau pahamlah, Zaky masih anak muda, mungkin ada khilaf, kesalahan. Jadi sama sekali waktu kita sampaikan ada peristiwa ini, beliau juga tidak marah," papar Teten di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Teten pun menikai, Zaky yang merupakan pendiri Bukalapak merupakan aset bangsa dan bisnisnya termasuk dalam empat unicorn e-commerce yang disampaikan Jokowi beberapa waktu lalu.

"Harus kita tahu Bukalapak ini adalah salah satu empat dari unicorn kita. Selain Gojek, Traveloka, Tokopedia dan banyak UMKM yang menggunakan marketplace-nya di empat unicorn ini. Jadi jangan sampai ini kemudian menjadi rusak," papar Teten.

Lebih lanjut Teten menyampaikan, pemerintahan Jokowi dalam empat tahun ini juga telah memberikan dukungan kepada sektor bisnis tersebut, mulai dari regulasi sampai ke pembiayaan. (Tribunjakarta/TribunBogor/Tribunnews)

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved