Antisipasi DBD, Sudin Kesehatan Jakbar Instruksikan Warga Pelihara Ikan Pemakan Jentik Nyamuk

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini mengingatkan masyarakat agar memelihara ikan pemakan jentik dan menanam tanaman anti nyamuk‎.

Tribunnews.com/net
Nyamuk demam berdarah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Berkoordinasi dengan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menjadi salah satu upaya yang dilakukan Sudin ‎Kesehatan Jakarta Barat untuk mengantisipasi wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Weningtyas Purnomo Rini mengatakan bahwa koordinasi itu dalam hal penyediaan ikan pemakan jentik untuk wilayah rawan DBD.

‎"Ada juga Instruksi Puskesmas untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar memelihara ikan pemakan jentik dan menanam tanaman anti nyamuk‎," kata Weningtyas dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/2/2019).

Selain penyediaan ikan pemakan jentik, Weningtyas menyebut masih ada beberapa upaya lain yang dilakukan pihaknya.

Pertama, penguatan surveilans Rumah Sakit (RS) dengan mengimbau seluruh RS melaporkan kasus DBD ke sistem surveilans 1x24 jam setelah diagnosa ditegakkan.

"Tujuannya agar dapat segera dilakukan Penyelidikan epidemiologi oleh Puskesmas," kata Weningtyas.

Weningtyas menuturkan, pihaknya juga memberikan surat edaran kepada RS dan Puskesmas untuk memastikan ketersediaan sarana, alat dan obat-obatan dalam menunjang perawatan penderita DBD.

Selain itu, pihaknya akan melakukan penguatan koordinasi lintas sektor untuk mendukung optimalisasi Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di 7 tatanan.

Seperti Sudin Pendidikan, Kemenag, Sudin Parbud, Sudin UKM, Sudin perindustrian, Sudin PPAPP, Sudin Tenaga kerja, Sudin kehutanan.

Weningtyas mengatakan pihaknya akan menggerakkan grebeg PSN di seluruh wilayah Jakarta Barat.

‎"Kami pun mendorong Puskesmas dalam menggerakkan masyarakat dan membentuk Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik serta meningkatkan kapasitas kader Jumantik," ujarnya.

Bocah 7 Tahun di Kalideres Meninggal Diduga Terkena DBD

Antisipasi Penyebaran DBD, Gerebek Nyamuk Digelar di Sekitar Waduk Kampung Rambutan

‎Weningtyas menambahkan, pihaknya juga akan melibatkan Satpol PP dalam setiap pelaksanaan PSN.

"Dan memberikan sanksi Perda 6 tahun 2007. Sanksi berupa teguran tertulis dan penempelan stiker rumah berjentik," kata Weningtyas.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved