Kemeriahan Pawai Cap Go Meh di Bekasi, dari Ondel-ondel sampai Sun Go Kong

pawai juga menampilkan atraksi budaya Reog Ponorogo, Egrang, serta budaya Kalimantan khas suku dayak juga ada dalam pawai Cap Go Meh di Kota Bekasi

Kemeriahan Pawai Cap Go Meh di Bekasi, dari Ondel-ondel sampai Sun Go Kong
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pawai perayaan Cap Go Meh di Bekasi sejumlah penampilan budaya mulai dari ondel-ondel hingga barongsai hadir di perayaan yang berlansung di Jalan Ir Juanda Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Ribuan warga Kota Bekasi turun ke jalan untuk merayakan pawai Cap Go Meh 2019. Pawai yang dipusatkan di Kelenteng Hok Lay Kiong, Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur, Kota Bekasi itu menampilkan sejumlah atraksi budaya dan kesenian.

Pantauan TribunJakarta.com, sejumlah peserta pawai menampilkan berbagai macam kebudayaan mulai dari budaya Betawi yang diwakili atraksi Ondel-ondel, sampai budaya khas Tionghoa seperti Barongsai hingga Sun Go Kong, karakter serial televisi kolosal yang dikenal luas di Indonesia.

Selain itu, pawai juga menampilkan atraksi budaya Reog Ponorogo, Egrang, serta budaya Kalimantan khas suku dayak juga ada dalam pawai Cap Go Meh di Kota Bekasi.

Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan, mengatakan, pawai Cap Go Meh merupakan kegiatan budaya bukan perayaan agama, untuk itu, pihaknya ingin perayaan tersebut dinikmati seluruh masyarakat Bekasi.

"Masyarakat semua ini berkumpul tumpah ruah, jadi acaranya dari kita oleh kita untuk kita semuanya," kata Ronny, Selasa, (19/2/2019).

Ronny menambahkan, sejak perayaan Cap Go Meh beberapa tahun silam, pihaknya mulai memasukkan atraksi atau pertunjukkan budaya khas nusantara.

Tujuannya, selain untuk memperkaya dan menyerakkan pawai, budaya nusantara dinilai dapat mempersatukan.

"Ya ada budaya Jawa ada budaya Bekasi campur-campur dari wihara dari jemaat dari yang merayakan Imlek dan Cap Go Meh kan bisa juga yang agama lain. Ini kan bukan perayaan agama," ungkapnya.

Petugas Kesulitan Evakuasi Truk yang Terperosok di Pasar Minggu

Di tahun Politik, Yayasan Pancaran Tridharma juga berharap kesatuan antar umat beragama juga terus dijaga. Perayaan Cap Go Meh yang dilakukan di Kota Bekasi diharapkan bisa jadi cermin kerukunan masyarakat.

"Harapannya kita semua lancar baik menjalani tahun ini dan menjelang Pemilu kita minta masyarakat rukun semuanya berbeda piliham itu wajar tetapi kita jangan sampai merusak persaudaraan," jelas dia.

Adapun acara Cap Go Meh dipusatkan di Kelenteng Hok Lay Kiong, pawai budaya ini merupakan penutup dari semarak perayaan tahun baru Imlek 2570.

"Setiap tahun perayaan Imlek dengan penutupan Cap Go Meh kita gelar pawai keliling kota Bekasi," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved