Hanya Berprofesi Sebagai Pemecah Batu, Sarono Miliki 65 Anak Asuh
Ia bercerita, awalnya ia mengangkat anak lantaran tak kunjung memiliki anak dari sang istri yang diketahui mengidam penyakit miyom
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Keterbatasan fisik dan materi tak menghalangi niat baik Sarono (61) untuk mengasuh puluhan anak yatim dan duafa.
Total hingga saat ini, Sarono telah memiliki 65 orang anak asuh di sekitar tempat tinggalnya, yaitu di RT 003/09, Cipinang Besar Selatan (CBS), Jatinegara, Jakarta Timur.
"Di RW 09 ini ada 65 anak yatim yang saya asuh, ada beberapa anak duafa juga," ucapnya ketika ditemui TribunJakarta.com di kediamannya, Rabu (20/2/2019).
Tak hanya itu, ia juga mengasuh beberapa orang anak yang diterlantarkan oleh orangtua mereka.
"Ada juga anak asuh saya yang diterlantarkan karena ditinggal ayahnya menikah lagi," ujarnya.
"Saya ingin membuat mereka gembira karena mereka lebih menderita dibanding anak yatim," tambahnya.
Ia bercerita, awalnya ia mengangkat anak lantaran tak kunjung memiliki anak dari sang istri yang diketahui mengidam penyakit miyom.
Pengalaman pertamanya mengangkat anak terjadi di awal tahun 2000-an. Saat itu, dirinya sedang menunggu angkot di dekat Pasar Gembrong.
Kemudian, ada seorang ibu dan dua orang anaknya yang masih kecil membantu Sarono naik angkot.
Sebelum naik angkot, Sarono sempat mendengar salah seorang anak dari ibu tersebut merengek meminta uang untuk jajan kepada sang ibu.
"Hati saya tergerak mendengar anak kecil menangis minta jajan, waktu itu si ibu bilang tidak punya uang karena baru saja ditinggal sang suami. Akhirnya saya berikan sedikit uang saku saya untuk anak itu," kata Sarono.
Ia pun sempat meminta alamat sang ibu dan beberapa hari kemudian datang bersama sang istri menuju kediaman ibu tersebut.
"Untuk memastikan si ibu benar janda atau tidak saya sempat bertanya ke ketua RT. Ternyata benar dan saya langsung ke rumahnya untuk mengangkat anak kedua anak ibu itu," ucapnya.
Semakin hari, anak asuh Sarono pun semakin bertambah hingga akhirnya saat ini ia memiliki 65 orang anak asuh yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar dan SMP.
• Cerita Karyawan Soal Ledakan di Mal Taman Anggrek, Sempat Mengira Suara Bom
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sarono-61-pemecah-batu-tunanetra-di-jakarta-timur-rabu-2022019.jpg)