Mafia Bola

Krishna Murti: Wasit Buka-bukaan Sebut PSM, Persib Bandung, dan Persipura adalah Tim Pelit

"Ini bukan masalah kotor atau bersih. Tiga tim itu yang pelit memberikan ke wasit, nah yang lain itu beda lagi," kata Krishna

Editor: Wahyu Aji
Instagram Krishna Murti
Wakil Satgas Brigjen Krishna Murti. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Demi mengusut dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pada Desember 2018 membentuk Satgas Antimafia Bola.

Hendro Pandowo ditunjuk sebagai Ketua Satgas, sedangkan Krishna Murti dipercaya menjadi Wakilnya.

Satgas Antimafia Bola menunjukkan kinerja cepat dengan mengamankan 15 tersangka, meski baru dua bulan terbentuk.

Dari 15 tersangka itu, di antaranya terdapat nama-nama petinggi PSSI seperti Johar Lin Eng (anggota Komite Eksekutif/Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah), Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI), hingga Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Krishna Murti buka-bukaan seputar pemeriksaan yang sudah dilakukan Satgas Antimafia Bola kepada wartawan Warta Kota, Gisesya Ranggawari, Kamis (21/2/2019).

Krishna Murti Puji PSM Makassar Setinggi Langit, Tanggapan Marc Klok Jadi Perbincangan

Krishna juga menilai ada tiga klub Indonesia yang bersih. Namun hal itu bukan kesimpulan pribadinya melainkan pengakuan dari para wasit yang diperiksa dalam kasus pengaturan bola atau match fixing.

Berikut petikan wawancara Krishna Mukti dengan Warta Kota:

Warta Kota (WK):  Sejumlah narasumber yang ditemui menyebut laga Persija versus Mitra Kukar kontroversial. Apakah wasit yang memimpin pertandingan tersebut 'main mata' dengan Persija?

Krishna Mukti (KM): Setelah pertandingan Satgas Antimafia Bola mengevaluasi sejumlah perangkat pertandingan dalam hal ini wasit. Berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan sejauh ini, wasit yang memimpin (Prasetyo Hadi) belum terindikasi ke arah sana (terlibat match fixing).

WK: Apakah Persija memang sengaja diselidiki oleh Satgas Antimafia Bola?

KM: Awalnya itu kami melakukan penggeledahan karena mendapat surat perintah untuk memeriksa dokumen PSSI. Kami menggeledah kantor lama PSSI di kawasan Kemang, Jakarta Selatan (30/1/2019). Pada hari yang sama kami memeriksa kantor baru PSSI di FX Sudirman. Keesokan harinya, Satgas mencari bukti-bukti ke kantor bekas PT Liga Indonesia (LI) di Rasuna Office Park (Kuningan, Jakarta Selatan). Setelah mendapat informasi dokumen yang dicari ada di Rasuna yang juga kantor PT LI, ternyata didapati juga kantor Persija. Di sana satgas menemukan dokumen Persija yang sudah dihancurkan dan pintu rahasia dari kantor PT LI menuju kamar apartemen milik Joko Driyono.

WK: Kemudian soal PSM Makassar, Persib Bandung, dan Persipura Jayapura yang Anda sebut tim bersih. Artinya selain tiga klub tadi adalah klub 'kotor'?

KM: Tiga tim itu bukan versi saya tapi versi wasit yang buka-bukaan selama ini. Yang disebut hanya tiga tim itu, saya tidak tahu yang lain. Tapi tidak bisa juga dibilang semua tim selain tiga itu kotor. Ini bukan masalah kotor atau bersih. Tiga tim itu yang pelit memberikan ke wasit, nah yang lain itu beda lagi.

WK: Memang seperti apa perlakukan klub kepada wasit jelang pertandingan sepak bola di Indonesia?

KM: Jadi ada tiga mekanisme ya, satu itu (klub) yang pelit memberikan hadiah kepada wasit. Jadi mau menang atau kalah ya terserah. Kedua, yang memberikan istilahnya ongkos kepada wasit tapi tidak minta menang. Nah yang ketiga itu yang memberi wasit untuk menang. Jadi PSM itu memang tidak mau memberikan hadiah kepada wasit jadi terserah mau menang atau kalah ya sudah. Kalau Persipura memang mereka sedang kesulitan dalam finansial, sedangkan Persib memang khusus tahun 2018 saja.

WK: Sepanjang 2018 Persib pelit ke wasit, jadi sebelumnya berarti main?

KM: Wasit yang kami periksa bilang begitu. Khusus di tahun 2018, Persib tidak bermain, tidak tahu kenapa. Tapi menang dulu sering juga sempat ada wasit yang bilang saat diperiksa. Tapi kami apresiasi lah ya tim ini (Persib) mau berubah untuk lebih bagus lagi. (Gisesya Ranggawari)

Baca Selengkapnya Hanya di Harian Warta Kota, Sabtu (23/2/2019)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Krishna Murti Sebut PSM, Persib Bandung, dan Persipura adalah Tim Pelit ke Wasit

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved