Fakta Terbaru Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Ketegaran Ayahanda hingga Firasat Sang Adik

Sederet fakta terbaru pria bunuh di Transmart Lampung, ketegaran sang ayah dan firasat adik atas kepergian kakak.

Net
Ilustrasi tewas 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tyas Sancana Ramadhan nekat bunuh diri dengan cara meloncat dari gedung Transmart Lampung di Way Halim, Bandar Lampung.

Aksi nekatnya itu terjadi sekitar pukul 16.07 WIB pada Jumat (22/2/2019).

Tyas Sancana Ramadhan meloncat dari ketinggian 40 meter dari gedung Transmart saat hujan turun mengguyur Lampung.

Menurut teknisi forensik Instalasi Kamar Mayat RSUAM Amri Manik, jenazah korban datang sekitar pukul 17.30 WIB.

Amri juga membantah terkait kabar yang mengatakan korban masih bernyawa setelah melompat dari ketinggian 40 meter.

"Kondisi sudah meninggal dunia," papar Amri.

Berikut sederet fakta terbaru pria bunuh di Transmart Lampung dirangkum TribunJakarta.com:

1. Ketegaran Sang Ayah

Ayah Tyas Sancana Ramadhan, Asnawi mengaku tegar atas kepergian anaknya tersebut.

Hal tersebut dikatakannya saat ia dimintai komentarnya oleh Tribunlampung.co.id.

Ayah Tyas itu menolak halus untuk permintaan tersebut.

"Saat ini saya masih tegar. Tapi, mohon maaf sebelumnya, kalau saya banyak ditanya saya malah (bersedih)," jawab Asnawi.

6 Fakta Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Pamit Pergi Kuliah hingga Cekcok dengan Kekasih

Begini Jawaban Billy Syahputra Saat Disinggung Isu Renggangnya Hubungan dengan Hilda Vitria

Jokowi Ungkap Peranan Penting Perempuan di Keluarga Buat Riuh Penonton, TGB & Nila Moeloek Bereaksi

2. Firasat Sang Adik

Adik Tyas Sancana Ramadhan, Dwikei Januar Fauzan mengaku memiliki firasat tak enak kepada sang kakak.

Adik Tyas mengaku, sang kakak berperilaku tak biasa dalam sepekan belakangan dan perubahan tersebut dirasakan Dwikei.

"Memang sekitar seminggu yang lalu saya punya firasat kalau kakak saya ini kayaknya berubah sampai 180 derajat," katanya.

Dwikei menuturkan, selama ini hubungan dirinya dengan Tyas memang "kurang akur".

Follow Juga:

Meskipun hanya sebatas cekcok mulut antara kakak dan adik.

"Ya, sering berantem biasa saja, gak sampe gimana-gimana. Mungkin itu bentuk perhatian dan kasih sayang dia (Tyas) untuk saya," ujarnya.

Kendati demikian, seminggu terakhir Tyas memperlihatkan perilaku loyalnya kepada sang adik.

Kahiyang Ayu Disebut Orangtua Jan Ethes, Kaesang Pangarep Justru Meledek Gibran Rakabuming

Boy William Kaget Kasih Jokowi Tumpangan: Terungkap Cita-citanya Hingga Cara Bobby Dekati Kahiyang

Cara Lapor SPT Tahunan via Online, Intip 3 Dokumen Penting yang Harus Disiapkan

Tyas kerap memberikan uang saku, termasuk pada Jumat lalu, ketika Dwikei hendak berangkat ke sekolah.

"Selama ini gak pernah dikasih uang ama dia (Tyas), tapi belakangan, dan pas kemarin (Jumat) saat mau berangkat sekolah tiba-tiba dikasih uang saku," katanya.

Menurut Dwikei, uang saku yang diberikan memang tak besar, karena Tyas pun masih berstatus mahasiswa.

Belakangan, Dwikei merasa uang saku itu adalah pertanda bahwa Tyas akan pergi untuk selamanya.

Karena itulah, ia langsung kaget begitu mendapat bagar Tyas meninggal setelah loncat dari lantai 3 Transmart.

"Saya merasa kalau kakak saya itu mau meninggalkan saya untuk selamanya. Tapi gak pernah saya bilang kepada orangtua, saya diamkan saja karena gak percaya," katanya.

3. Ibunda Shock

Ibunda Tyas, Yatinah tak sanggup ketika harus mengikuti proses pemakaman anak sulungnya.

Tyas telah dikebumikan di Kompleks pemakaman keluarga di Jalan Raden Saleh Way Huwi Jati Agung Lampung Selatan, Sabtu kemarin (23/2/2019).

6 Fakta Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Pamit Pergi untuk Kuliah hingga Diduga Karena Asmara
6 Fakta Pria Bunuh Diri di Transmart Lampung, Pamit Pergi untuk Kuliah hingga Diduga Karena Asmara (Tribun Lampung/Hanif Mustafa)

Yatinah tak turut mengantarkan Tyas ke tempat peristirahat terakhir.

Ibunda Tyas itu tampak shock dan terkulai lemas di rumah duka.

4. Diduga Seusai Nonton dengan Kekasih

Penyebab Tyas mengakhiri hidupnya dengan nekat melompat dari gedung Transmart belum diketahui secara pasti.

Informasi terakhir, Tyas cuma mau nonton dengan pacarnya.

"Kita juga belum tahu siapa pacarnya dan sedang melakukan penyelidikan. Apakan korban ini ada permasalahan dengan pacarnya, dan ini kita juga belum tahu," katanya.

Sebelumnya, dugaan bunuh diri ini disebut-sebut karena faktor asmara. Djino (76), kerabat korban, menyebut Tyas sedang patah hati karena putus dengan pacarnya yang diterima masuk polisi wanita (polwan).

Ramalan Zodiak Senin 25 Februari 2019, Gemini Ketemu Jodoh, Virgo Ada Lawan Jenis Terpesona

Intip Tingkat Kesetiaan Zodiak Cancer, Ada Kecenderungan Posesif

Cerita Paspampres Pengawal Jan Ethes saat Bertugas, Ini yang Terjadi Kala Cucu Jokowi Ketemu Ibu-ibu

Soimah Tawarkan Diri Gantikan Posisi Ibu Negara, Jawaban Iriana Bikin Ngakak Jokowi

Asnawi, saat di RSUAM, Jumat malam, juga mengakui Tyas pernah punya pacar yang belakangan menjadi polwan.

"Kemudian gak ada komunikasi, dengan keluarga juga, masih lanjut gak tahu, tapi katanya temennya sudah putus," kata Asnawi kepada seorang dosen Itera, saat menunggu proses pemulangan jenazah di RSUAM.

5. Kesaksian Sekretaris Prodi Teknik Geofisika

Sekretaris Prodi Teknik Geofisika Itera, Maria Sudibyo menuturkan kesaksiannya sebelum Tyas Sancana Ramadhan nekat bunuh diri.

Maria menyatakan, Tyas masih berada di kawasan kampus Itera sebelum kejadian tersebut.

Tyas mengikuti perkuliahan mulai pukul 09.30 WIB sampai sesi berakhir sebelum salat Jumat.

Setelahnya, nomor Tyas tak bisa dihubungi lagi.

"Setelah kuliah nomornya tak bisa dikontak lagi," aku Maria. (TribunJakarta/Tribunlampung)

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved