Cerita Penambang Emas Korban Selamat Longsor: Diawali Hujan Batu Kecil, Kaki Terjepit Batu dan Mayat

Lokasi tambang emas ilegal longsor tak jauh dari areal kontrak karya PT JRBM, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Editor: Y Gustaman
Istimewa/Tribun Manado
Operasi penyelamatan penambang emas di Bakan, Bolaang Mongondow, Rabu (27/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Lokasi tambang emas ilegal longsor tak jauh dari areal kontrak karya PT JRBM, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Rabu (27/02/2019).

Dikutip TribunWow.com dari TribunManado.id, puluhan pekerja di lokasi tambang menjadi korban.

Hingga Rabu (27/2/2019) sore, masih ada korban yang belum berhasil dievakuasi.

Berikut 5 fakta dari kronologi, update korban, hingga kisah korban selamat yang TribunWow.com rangkum:

Kronologi

Diperkirakan puluhan penambang sedang berada di dalam lubang untuk mengambil material olahan emas.

Kebanyakan penambang menggali material menggunakan linggis.

Diduga dinding lubang ambruk dan menimpa penambang di dalamnya.

Puluhan penambang di dalam lubang pun tertimbun.

Sedangkan pekerja di luar lubang dapat menyelamatkan diri.

Korban dievakuasi

Setelah longsor, warga dan sesama penambang lainnya yang selamat langsung menghubungi warga.

Sebagiannya lagi bergantian mengevakuasi korban menggunakan alat seadanya.

Kepala Seksi Tanggap Darurat BPBD Bolmong Abdul Muin Paputungan menyebutkan, sementara ada lebih dari 30 orang tertimbun longsor.

Pada pukul 05.00 WITA, Rabu (27/2/2019), sudah berhasil dievakuasi sebanyak 14 orang.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved