Pilpres 2019
Keheranan Jokowi Didukung Keluarga Uno, Terungkap Sosok yang Bacakan Sikap
Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo memutuskan mendukung calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Maruf Amin. Apa reaksi Jokowi.
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo memutuskan mendukung calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Maruf Amin.
Dukungan keluarga Uno tersebut disampaikan secara tertulis dan dibacakan perwakilan keluarga Uno, Rudi Hartono Uno di depan Jokowi pada Kamis (28/2/2019) malam.
Pembina TKD Jokowi-Maruf Amin Gorontalo, Rusli Habibie, menjelaskan pembacaan dukungan keluarga Uno terhadap Jokowi-Maruf Amin sebelumnya tidak ada komunikasi sama sekali dengan Jokowi.
Keputusan keluarga Uno mendukung Jokowi-Maruf Amin dibacakan oleh Rudi Hartono.
Ceritanya pada Kamis malam itu Jokowi bersama TKN Jokowi-Maruf Amin bersilaturahmi dengan TKD Jokowi-Maruf Amin Gorontalo.
"Kami keluarga Uno, telah bersepakat untuk mendukung sekali lagi Ir Joko Widodo sebagai presiden," ujar Rudi Hartono.
Rudi Hartono merupakan kerabat calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno.
Rudi Hartono mengungkapkan alasan keluarga mendukung Jokowi untuk satu periode lagi memimpin.
Salah satunya melihat kinerja Jokowi selama hampir lima tahun memimpin Indonesia telah berkontribusi pada pembangunan Gorontalo.
Meski masih berkerabat dengan Sandiaga Uno, menurut Rudi Hartono, masalah kepentingan bangsa lebih di atas kepentingan keluarga.
"Dengan berat hati kami harus menyampaikan bahwa kepentingan bangsa dan negara sungguh jauh lebih penting, dari pada kepentingan keluarga," terang Rudi Hartono.
Asal tahu saja, keluarga Uno merupakan salah satu marga keluarga yang terpandang di Gorontalo.
Jokowi heran
Dari informasi yang dilansir Kompas TV, ada 12 orang anggota keluarga Uno yang menandatangani dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin.
Jokowi yang ditanya soal dukungan kelurga Uno mengaku kaget dan tak pernah menyangka sebelumnya.
Ia sempat mempertanyakan alasan keluarga Uno mendukung dirinya dan kenapa tidak mendukung Sandiaga Uno.
"Harusnya, harusnya itu keluarga Pak Sandi Uno itu dukungnya Pak Sandi Uno, yang benar itu. Kok dukungnya ke saya. Saya enggak ngerti," ucap Jokowi seperti dilansir Kompas TV pada Jumat (1/3/2019).
"Yang enggak benar siapa, saya enggak ngerti. Harusnya logikanya keluarga Pak Sandi Uno dukungnya Pak Sandi. Kalau ke saya, ya terima kasih," sambung Jokowi.
Cerita Rusli Habibie
Rusli Habibie, pembina TKD Jokowi-Maruf Amin Gorontalo menceritakan soal dukungan keluarga Uno untuk Jokowi-Maruf Amin.
Menurut Rusli Habibe, memang pada Kamis malam itu ada acara temu kader partai pendukung Jokowi-Maruf Amin.
"Setelah acara dimulai tiba-tiba salah satu keluarga Uno membacakan sikap tertulis. Kemudian diserahkan kepada Pak Jokowi," urai Rusli Habibie.
Rusli mengaku tidak tahu karena saat itu ikut bersama Jokowi. Ketika tiba di lokasi sudah disiapkan pembacaan dukungan keluarga Uno untuk Jokowi.
Begitu juga ketika ditanya apa alasan keluarga Uno mendukung Jokowi, Rusli Habibie tidak mengetahuinya.
"Kalau menyimak apa alasan-alasan mereka, kalau alasan bisa ditanyakan langsug ke keluarga mereka soal dukungan ke Pak Jokowi," ucap Rusli Habibie.
Namun, ia mengenal Rudi Hartono yang membacakan sikap berisi dukungan keluarga Uno untuk Jokowi-Maruf Amin.
Menurut dia, dahulu Rudi Hartono adalah kadernya di Partai Golkar, kemudian pindah ke Hanura dan maju sebagai caleg DPRD Gorontalo.
"Rudi Hartono itu memang kader saya dulu kemudian sekarang kader Hanura maju sebagai caleg DPRD Gorontalo," imbuh dia.
Rusli Habibie sangat mengenal baik ayah Sandiaga Uno. Sandiaga sering ke Gorontalo untuk menghadiri acara keluarga.
"Orangnya baik," beber dia.
Sementara Rudi Hartono, sambung Rusli Habibie, lantaran pengurus Partai Hanura Gorontalo maka tercatat sebagai TKD Jokowi-Maruf Amin Gorontalo.
Ia tidak terlalu memperhatikan kiprah keluarga Uno yang berpolitik di Gorontalo.
Namun ia menegaskan tidak ada komunikasi sama sekali sebelumnya dengan Jokowi soal adanya pembacaaan sikap dukungan keluarga Uno.
Rusli Habibie tidak bisa mengukur pengaruh dukungan yang keluarga Uno dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin, beda halnya dengan dukungan partai atau organisasi.
Selama ini TKD Jokowi-Maruf Amin masih belum mengetahui bentuk dukungan keluarga Uno untuk Jokowi-Maruf Amin karena masih menunggu koordinasi.
"Kita tunggu saja nanti," ucap dia.
Jadi amunisi baru
Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf Amin, Raja Juli Antoni, menilai dukungan keluarga Uno di Gorontalo merupakan pertanda buruk bagi Sandiaga Uno.
Sebab, menurut dia, Sandiaga tidak bisa mengkonsolidasikan dukungan dari keluarga besarnya sendiri.
"Pasti itu pertanda buruk. Orang paling dekat saja menolak, apalagi orang yang jauh," ujar Raja Juli seperti dilansir Tribun Medan melalui keterangan tertulis, Jumat (1/3/2019).
Raja menduga Sandiaga akan kesulitan mendapat dukungan dalam Pilpres 2019.
Ia bersyukur atas dukungan keluarga Uno kepada Jokowi-Maruf Amin.
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan, dukungan tersebut menjadi amunisi baru bagi tim sukses.
"Segala bentuk dukungan kami syukuri. Pasti berkontribusi untuk pemenangan Jokowi-Makruf," kata Raja Juli. (TribunJakarta.com/Kontan/Kompas TV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jokowi-didukung-keluarga-uno.jpg)