Disdukcapil Sudah Pisahkan Data WNA Sebelum Diserahkan ke KPU Tangsel

Kadisdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan mengatakan tak bertanggung jawab atas masuknya data WNA ke DPT KPU Tangsel.

Disdukcapil Sudah Pisahkan Data WNA Sebelum Diserahkan ke KPU Tangsel
Wartakota/Henruy Lopulalan
Ilustrasi KTP Elektronik 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Tangerang Selatan (Tangsel) Dedi Budiawan, mengatakan  tak bertanggung jawab atas masuknya data warga negara asing (WNA) ke daftar pemilih tetap (DPT) KPU Tangsel.

Hal itu karena, Disdukcapil sudah menunaikan kewajibannya untuk memberikan data penduduk Tangsel berdasarkan kepemilikan KTP elektronik.

Dedi mengatakan data yang diserahkan ke KPU Tangsel juga sudah dipisahkan antara WNA dan warga negara Indonesia (WNI).

"Kita sudah memisahkan, mana yang WNI mana yang WNA. Kan kita tahu WNA enggak bisa memilih," ujar Dedi melalui sambungan telepon, Sabtu (9/3/2019).

Dedi menjelaskan, WNA harus memenuhi sejumlah syarat untuk mendapatkan izin tinggal tetap (Itap) dari Kemenkumham.

Setelah memiliki Itap, WNA wajib memiliki KTP elektronik untuk jangka waktu lima tahun.

"Syaratnya WNA itu harus punya Itap dari Menkumham, itu pun ada waktunya cuma lima tahun," jelasnya.

Dedi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU Tangsel, dan menyatakan penyelenggara pemilu itu salah meloloskan WNA.

Namun beruntung hal itu disadari jauh hari sebelum pencoblosan pada 17 April 2019 mendatang, dan sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

"Iya kan KPU juga mengakui, karena KTP nya memang hampir sama, cuma bahasanya saja bahasa Inggris," ujarnya.

2 WNA dari Persemakmuran Inggris dan Liberia Masuk Jadi DPT di Tulungagung

Tangerang Selatan Jadi yang Terbanyak WNA Masuk DPT di Banten, Bawaslu Koordinasi dengan Disdukcapil

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, WNA yang memiliki KTP elektronik di Tangsel jumlahnya 48.

Lima dari 48 itu masuk DPT, namun sudah dinyatakan TMS.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved