Satu Keluarga Tewas

Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana dan Pencurian, Haris Simamora Ajukan Keberatan Minggu Depan

Berdasarkan bukti-bukti yang didapat, Haris Simamora juga diketahui melalukan kejahatan pencurian usai menghabisi nyawa korbannya.

Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana dan Pencurian, Haris Simamora Ajukan Keberatan Minggu Depan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sidang perdana Haris Simamora terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Sidang digelar di PN Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sidang perdana kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, yang dilakukan Haris Simamora digelar dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang digelar di aula sidang utama Pengadilan Negeri Bekasi, di Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin, (11/3/2019).

Pada sidang perdana ini, Haris Simamora hadir dalam ruang sidang, Faris Rahman JPU membacakan langsung dakwaan yang dikenakan pria yang menegaskan empat orang anggota keluarga Daperum Nainggolan tersebut.

Faris mengatakan, Haris Simamora didakwa melakukan pembunuhan berencana empat orang anggota keluarga Daperum Nainggolan.

Selain itu, berdasarkan bukti-bukti yang didapat, Haris Simamora juga diketahui melalukan kejahatan pencurian usai menghabisi nyawa korbannya.

"Pasal yang didakwakan pasal 340 pembunuhan berencana KUHPidana, dan 363 KUHPidana, kami dakwakan dengan dakwaan kumulatif karena ada fakta juga setelah membunuh dia sempat mengambil barang barang milik korban," kata Faris, di PN Bekasi.

Adapun agenda sidang selanjutnya dijadwalkan bakal berlangsung pekan depan, Senin, (18/3/2019), dengan agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa.

Didakwa Pasal Berlapis, Harris Simamora Sang Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Terancam Hukuman Mati

"Minggu depan kita gelar lagi untuk mendengarkan eksepsi/keberataanya seperti apa, nanti kita tanggapi lagi," katanya.

Hari merupakan tersangka kasus pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan, di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada 12 November 2018.

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, kepada pihak kepolisian, Haris mengaku membunuh Daperum Nainggolan dan Istrinya Maya Boru Ambarita dengan linggis saat keduanya tengah tertidur.

Sementara, dua anak Daperun, Sarah (9) dan Arya Nainggolan (7), dibunuh dengan cara dicekik hingga tewas. Pembunuhan didasari motif sakit hati lantaran Haris yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan korban kerap dihina.

Usai membunuh satu keluarga itu, Haris kabur dengan mengambil uang Rp 2 juta, ponsel dan mobil milik korban.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved