Rasakan Manfaat Pembangunan Skybidge, Warga: Kini Tanah Abang Lebih Nyaman dan Aman
Pasalnya, pusat perdagangan terbesar se-Asia Tenggara itu selalu menyediakan beragam produk berkualitas dengan harga yang relatif murah.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Selama ini, Tanah Abang selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi warga ibu kota.
Pasalnya, pusat perdagangan terbesar se-Asia Tenggara itu selalu menyediakan beragam produk berkualitas dengan harga yang relatif murah.
Sontak, hal ini menyebabkan para pedagang kaki lima (PKL) menjamur di daerah tersebut.
• Pantang Menyerah Permohonan Ditolak, Fahri Hamzah Ikut Jamin Ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota
Sempat ditertibkan dan dipindah ke Blok G Pasar Tanah Abang semasa kepemimpinan Gubernur Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama (BTP), para PKL tersebut sembat kembali menjamur diawal kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.
Guna mengatasi masalah PKL yang kian hari kian semrawut, Gubernur Anies Baswedan pun membuat terobosan baru dengan membangun sebuah Jembatan Penyeberangaan Multiguna (JPM) di atas Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di Jalan Jatibaru pun langsung dipindahkan ke JPM tersebut sejak awal Desember 2018 lalu.
Tiga bulan setelah JPM atau yang lebih sering disebut skybridge Tanah Abang dibuka untuk umum, sejumlah masyarakat mulai merasakan manfaatnya.
Saat ditemui TribunJakarta.com, banyak dari mereka yang mengapresiasi pembangunan JPM tersebut.
Mereka menyebut kini kawasan Tanah Abang lebih tertib dan rapi dibanding sebelumnya.
• 23 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Bekasi, Aksi Sadis Pelaku hingga Motif
"Yaa alhamdulillah ya sekarang lebih nyaman dibanding sebelumnya, kemarin kan semrawut banget itu di bawah," ucap Sandi (39), Selasa (12/3/2019).
Ia menyebut, kini dirinya bisa berjalan lebih leluasa untuk mencapai Stasiun Tanah Abang dibanding sebelumnya.
"Sekarang mau jalan ke stasiun juga lebih gampang, kalau dulu kan susah yaa karena banyak banget yang jualan," ujarnya.
"Sekarang yang jualan banyak juga tapi lebih ditata lah," tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Rudi (32), ia menyebut, kawasan di sekitar Tanah Abang kini lebih ramah dengan pejalan kaki.