Akademi Sepak Bola RMD Utamakan Akhlak Ketimbang Skill
Pelatih Akademi RMD Nur Iswanto mengatakan bila mengaji sangat diutamakan. Menurutnya, akademi ini ingin menghasilkan para pemain yang berakhlak.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erlina Fury Santika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET – Keterampilan olah bola bukan syarat utama ketika seorang anak mendaftar di Akademi Remaja Masa Depan (RMD), yang biasa berlatih di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.
Sebab, yang menjadi penilaian adalah niat bermain, kemauan belajar, dan terpenting mau mengaji.
Pelatih Akademi RMD Nur Iswanto mengatakan bila mengaji sangat diutamakan. Menurutnya, akademi ini ingin menghasilkan para pemain yang berakhlak.
“Itu untuk meningkatkan ketakwaan dia, jadi untuk mental anak. Seandainya dia jadi tumbuh jadi profesional, dia punya akhlak dan attitude bagus,” katanya kepada TribunJakarta.com, Rabu (13/3/2019).
“Biasanya setelah Maghrib ngaji bareng-bareng. Nanti setiap malam Jumat menyerahkan hasil hapalan (Qur’an)," imbuhnya.
• Yuk, Kunjungi Pameran Foto Cerita Kertas, Banyak Spot Foto Menarik!
• Kasus Ujaran Kebencian, Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta Potong Masa Tahanan Ahmad Dhani
Andaikata tidak melanjutkan karier di sepak bola, lanjut dia, anak-anak itu tetap memiliki akhlak yang bagus.
“Itu penting banget. Kalau orang tidak berakhlak, perilakunya sudah macam-macam,” ujarnya.
Ia mengakui masih ada anak yang enggan mengikuti kegiatan mengaji. Namun, ia mengatakan, hal itu masih bisa dimaafkan.
“Dikasih peringatan dulu beberapa kali, terus dipanggil orangtuanya. Yang tidak ada pertimbangan itu merokok, sudah tidak toleransi. Itu langsung dipulangkan, dicoret,” jelas Nur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/akademi-remaja-masa-depan-rmd-berlatih-di-stadion-pspt-tebet-jakarta-selatan-rabu-1332019.jpg)