Penuhi Pendidikan Anak Usia Dini, Pemkot Jakut Data Ulang Anak di Tiap Wilayah

"Anak-anak yang seharusnya mendapatkan kebutuhan pendidikan untuk segera diakomodir," katanya di Kantor Walikota Jakarta Utara

Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Puluhan anak PAUD antusias mengikuti kegiatan story telling di RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Jakarta Utara, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Pemkot Administrasi Jakarta Utara lakukan pendataan ulang anak-anak usia dini.

Tujuan adalah untuk mendapatkan angka pasti, guna memudahkan mengakomodir anak yang masih belum mendapatkan pendidikan.

Kabag Kesejahteraan Rakyat Darmawan mengatakan jika pertemuan ini bertujuan untuk memetakan anak anak usia dini di Jakarta Utara.

"Anak-anak yang seharusnya mendapatkan kebutuhan pendidikan untuk segera diakomodir," katanya di Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (26/3/2019).

Bukan hanya angka anak saja, Darmawan juga menambahkan jika pihaknya perlu mendapatkan jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang aktif.

"Lalu kedua angkanya disamakan dan dicari berapa selisihnya. Dengan jumlah anak yang lebih banyak dari PAUD, maka yang Kita lakukan selanjutnya mendorong tiap wilayah mengaktifkan PAUD tambahan," lanjutnya.

Dengan tambahan tempat Pendidikan Darmawan ingin seluruh anak anak di Jakarta Utara mendapat Pendidikan.

"Kita ingin mengentaskan anak usia dini yang melayang layang dalam artian tidak sekolah. Dengan data yang lengkap, maka kita bisa tau wilayah mana saja yang harus dibuatkan PAUD," Harap dia.

Sementara Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Sudin Dukcapil Jakarta Utara Sri Supriantoro mengatakan jika pihaknya akan membantu proses pendataan anak yang berusia 2 - 6 tahun seperti yang dimaksudkan.

"Sebelumnya kami meraba anak usia dini itu umur 0 - 6 tahun, tapi ternyata anak yang dimaksudkan berusia 2 - 6 tahun. Dengan perubahan tersebut kami butuh waktu untuk memilah data tersebut," katanya.

Kisah Pelarian Pembunuh Janda di Tasikmalaya: Larikan Uang Rp 70 Juta Hingga Pergi ke Dukun

Sederet Data Pembunuhan Melinda Zidemi: Pemuka Agama, Dicegat 2 Pria, Diduga Diperkosa

Barbie Dijadikan Umpan oleh Suaminya Untuk Cari Korban di Medsos, Ngaku Janda Hingga Modus Tersangka

Torro juga menambahkan jika pihaknya juga akan segera melengkapi data tersebut per-kelurahan di Jakarta Utara.

"Dengan tambahan perusia dan jenis kelamin agar lebih memudahkan kependataan lanjutan," jelasnya.

Pendataan yang ditargetkan selesai sebelum 30 Maret 2019 ini rencananya dilanjutkan dengan pembuatan PAUD di setiap wilayah dengan tujuan untuk mencukupi kebutuhannya pendidikan anak usia dini di Jakarta Utara.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved