Sudinkes Jakbar: Langkah Pencegahan DBD yang Paling Efektif Melalui PSN

Kristy juga menyampaikan dari Sudin KPKP juga menurunkan 2100 ikan pemakan jentik ke kelurahan yang berpotensi banyak kasus DBD.

Sudinkes Jakbar: Langkah Pencegahan DBD yang Paling Efektif Melalui PSN
Tribunnews.com/net
Nyamuk demam berdarah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini mengatakan, langkah pencegahan dari DBD (demam berdarah dengue) itu tetap nomor satu dan yang paling efektif melalui PSN (pemberantasan sarang nyamuk).

Ia menjelaskan, hal itu karena nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab penyakit DBD harus diberantas sedari masih berwujud jentik.

"Sebelum nyamuk itu besar kan dia jentik dulu, habis jentik dua minggu dia bisa menjadi nyamuk dewasa, nah itu lah yang menggigit, jadi nomor satu pencegahan ialah PSN yang utama," katanya saat ditemui di Jatipulo, Jakarta Barat, Jumat (29/3/2019).

"Jadi semuanya harus ikut, semua jajaran, masyarakat harus ikut turun untuk memberantas sarang nyamuk ini melalui PSN itu yang penting, tapi PSN yang berkualitas," lanjut dia.

Selain itu, Kristy juga menyampaikan dari Sudin KPKP juga menurunkan 2100 ikan pemakan jentik ke kelurahan yang berpotensi banyak kasus DBD.

Di antaranya pada kelurahan-kelurahan di Kecamatan yang memiliki peringkat teratas dalam kasus DBD.

"Sudin KPKP itu sudah menurunkan kalau nggak salah sebanyak 2100 ikan ke kelurahan-kelurahan potensi yang banyak kasusnya, jadi nggak semua, dipilih beberapa kelurahan yang potensi kasusnya meningkat. Di antaranya di Kelurahan di Kecamatan Kalideres dan Cengkareng Jakarta Barat," jelas dia.

Sependapat, Lurah Jatipulo, Ari Kurnia juga menyampaikan pencegahan DBD yang paling efektif melalui PSN.

"Pencegahan DBD yang paling efektif kan adalah melalui PSN 4M plus kan sekarang ya, itu yang paling efektif dan itu dilakukan masyarakat self jumantik tadi itu yang paling efektif," ujar Ari.

Viral Video Ibu Dorong Putrinya Keluar Mobil: Istri Bos Toko Emas Hingga Pengakuan Pengunggah Video

Debat Keempat Pilpres 2019, Sabtu 19 Maret 2019: Bagaimana Persiapan Prabowo Subianto dan Jokowi?

MRT Diwacanakan Sampai Balaraja, Pemda Kabupaten Tangerang Masih Tunggu Keputusan Pusat

"Kalau yang lain-lainnya seperti fogging, itu kan sekarang juga tidak disarankan karena sifatnya meracuni dan fogging juga baru dilakukan ketika epideminya positif baru kita lakukan fogging," tambahnya.

Ari melanjutkan, hal penunjang lainnya juga di antaranya melalui pemberian abate, serta dari kelengkapan kerja para kader-kader Jumantik.

Menurutnya, seperti penyebaran ikan pemakan jentik juga kurang efektif.

Karena 4M plus atau menutup, menguras, mengubur, dan memantau jentik nyamuk seminggu sekali serta menghindari gigitan nyamuk yang paling efektif.

"Ya itu termasuk langkah-langkah kita juga, namanya kan PSN biologis ya tapi itu juga kurang efektif, yang paling efektif ya 4 M plus itu, yang mana penggunaan PSN biologis yang masuk dalam 4 M plus tadi, di antaranya penggunaan lotion, kelambu dan lain sebagainya," pungkas dia.

Penulis: Leo Permana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved